alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Siang Ini, Arema FC Women Hadapi Wakil Papua di Semifinal

BANDUNG-Arema FC Women akhirnya bakal bertemu lawan yang sepadan. Hari ini (27/3/2022), di partai semifinal Piala Pertiwi, mereka bakal melawan wakil Papua, Persitoli Tolikari Putri.

Tim tersebut mempunyai penampilan yang bagus mulai dari babak grup sampai delapan besar. Di laga terakhir, para pemain Persitoli melesatkan 13 gol tanpa sekalipun kebobolan saat berhadapan dengan tim asal Lampung, Spekta Trisula Putri. Itu menjadi skor tertinggi sementara sepanjang ajang tersebut. Lalu menjadi gol terbanyak kedua yang pernah mereka buat di ajang Piala Pertiwi.

Selain mempunyai capaian itu, wakil dari Papua tersebut juga punya performa yang cukup stabil sepanjang turnamen. Statistiknya yakni empat kali kemenangan dan satu hasil imbang. Di babak penyisihan grup tingkat na­ sional, mereka sukses membuat 28 gol dan hanya kemasukan 3 gol dari empat pertandingan.

Meski dihadapkan lawan yang tidak mudah, Arema FC Women tak risau. Mereka siap 100 persen untuk mendapatkan tiket final Piala Pertiwi. ”Tidak di­ pungkiri mereka (Persitoli

Tolikari Putri) tim yang bagus. Tapi, kami percaya bisa menye­ lesaikan misi lolos ke partai puncak di ajang ini,” kata Pelatih Arema FC Women Nanang Habibie kepada Jawa Pos Radar Malang.

Dia menyebut bila timnya akan menyiapkan beberapa skenario untuk mewujudkan ambisi tersebut. Salah satunya yakni mengantisipasi kelebihan-­kelebihan yang dimiliki Persitoli Tolikari Putri. Baik itu secara permainan maupun teknik individu pemain­pemain mereka. Dari analisanya, kekuatan utama kesebelasan yang identik dengan kostum merah tersebut terletak dari kemampuan duel satu lawan satu. ”Pemain mereka mempunyai kecepatan, skill individu, dan keberanian,”kata pria asal Banyuwangi tersebut.

Berangkat dari hal itu, Shafira Ika Putri dan kawan­kawan tidak boleh hilang konsentrasi sepanjang jalannya laga. Selain itu, pihaknya juga sudah me­ maksimalkan recovery pemain. Tahap itu menjadi penting karena jadwal Piala Pertiwi sangat padat. Pemain Arema FC Women harus menjalani lima pertandingan sampai babak semifinal dalam kurun waktu 9 hari. Selain itu, bebera­ pa kali mereka juga harus tampil di jam siang. ”Pemulihan kondisi pemain juga menjadi perhatian serius kami,” jelasnya. Dari informasi yang diterima koran ini, pertandingan Arema FC Women hari ini juga akan dimainkan siang hari. Tepatnya pukul 13.00.

Meski mempunyai banyak tantangan, namun peluang Ongis Nade Kodew mendapatkan tiket final terbuka lebar. Itu karena tim yang berdiri di tahun 2019 tersebut mempunyai chemistry yang baik. Itu dibuktikan dengan torehan gol mereka yang terbilang merata. Mulai dari pemain belakang, tengah, hingga depan bisa membuat gol. Saat ini, total mereka sudah membuat 28 gol, dan baru sekali saja kemasukan. Dewi Tia menjadi pencetak gol terbanyak sementara ajang tersebut. Total penggawa Arema FC Women itu sudah membukukan 9 gol.

Selain mempunyai ketajaman, mereka juga punya pengalaman yang baik dalam menghadapi tekanan kejuaraan. Salah satu indikasinya bisa dilihat di tahun 2021 lalu, saat ada 8 trofi turnamen yang sudah disabet mereka.

Saat ini, para pemain Arema FC Women mengaku tengah berada dalam semangat tinggi. Mereka bersemangat karena selangkah lagi tim bisa lolos ke partai puncak. ”Iya, kami sangat termotivasi untuk kembali mendapatkan hasil maksimal di laga besok (hari ini),” terang Alzahna Firzalvia.

Dia juga memastikan bila rekan-rekannya ingin membuka keran trofi tim di musim ini dengan juara Piala Pertiwi. ”Bakal sangat spesial jika juara. Akan ada sejarah baru yang dibuat,” kata dia. Lebih lanjut, mengenai persiapan melawan Persitoli, pemain yang kerap disapa Aza itu memprediksi bila laga tak akan berjalan mudah. Pasalnya, wakil dari Papua itu punya materi pemain yang bagus. ”Itu dibuktikan dengan torehan gol dan kemenangan mereka selama ini,” jelasnya.(gp/by)

 

 

BANDUNG-Arema FC Women akhirnya bakal bertemu lawan yang sepadan. Hari ini (27/3/2022), di partai semifinal Piala Pertiwi, mereka bakal melawan wakil Papua, Persitoli Tolikari Putri.

Tim tersebut mempunyai penampilan yang bagus mulai dari babak grup sampai delapan besar. Di laga terakhir, para pemain Persitoli melesatkan 13 gol tanpa sekalipun kebobolan saat berhadapan dengan tim asal Lampung, Spekta Trisula Putri. Itu menjadi skor tertinggi sementara sepanjang ajang tersebut. Lalu menjadi gol terbanyak kedua yang pernah mereka buat di ajang Piala Pertiwi.

Selain mempunyai capaian itu, wakil dari Papua tersebut juga punya performa yang cukup stabil sepanjang turnamen. Statistiknya yakni empat kali kemenangan dan satu hasil imbang. Di babak penyisihan grup tingkat na­ sional, mereka sukses membuat 28 gol dan hanya kemasukan 3 gol dari empat pertandingan.

Meski dihadapkan lawan yang tidak mudah, Arema FC Women tak risau. Mereka siap 100 persen untuk mendapatkan tiket final Piala Pertiwi. ”Tidak di­ pungkiri mereka (Persitoli

Tolikari Putri) tim yang bagus. Tapi, kami percaya bisa menye­ lesaikan misi lolos ke partai puncak di ajang ini,” kata Pelatih Arema FC Women Nanang Habibie kepada Jawa Pos Radar Malang.

Dia menyebut bila timnya akan menyiapkan beberapa skenario untuk mewujudkan ambisi tersebut. Salah satunya yakni mengantisipasi kelebihan-­kelebihan yang dimiliki Persitoli Tolikari Putri. Baik itu secara permainan maupun teknik individu pemain­pemain mereka. Dari analisanya, kekuatan utama kesebelasan yang identik dengan kostum merah tersebut terletak dari kemampuan duel satu lawan satu. ”Pemain mereka mempunyai kecepatan, skill individu, dan keberanian,”kata pria asal Banyuwangi tersebut.

Berangkat dari hal itu, Shafira Ika Putri dan kawan­kawan tidak boleh hilang konsentrasi sepanjang jalannya laga. Selain itu, pihaknya juga sudah me­ maksimalkan recovery pemain. Tahap itu menjadi penting karena jadwal Piala Pertiwi sangat padat. Pemain Arema FC Women harus menjalani lima pertandingan sampai babak semifinal dalam kurun waktu 9 hari. Selain itu, bebera­ pa kali mereka juga harus tampil di jam siang. ”Pemulihan kondisi pemain juga menjadi perhatian serius kami,” jelasnya. Dari informasi yang diterima koran ini, pertandingan Arema FC Women hari ini juga akan dimainkan siang hari. Tepatnya pukul 13.00.

Meski mempunyai banyak tantangan, namun peluang Ongis Nade Kodew mendapatkan tiket final terbuka lebar. Itu karena tim yang berdiri di tahun 2019 tersebut mempunyai chemistry yang baik. Itu dibuktikan dengan torehan gol mereka yang terbilang merata. Mulai dari pemain belakang, tengah, hingga depan bisa membuat gol. Saat ini, total mereka sudah membuat 28 gol, dan baru sekali saja kemasukan. Dewi Tia menjadi pencetak gol terbanyak sementara ajang tersebut. Total penggawa Arema FC Women itu sudah membukukan 9 gol.

Selain mempunyai ketajaman, mereka juga punya pengalaman yang baik dalam menghadapi tekanan kejuaraan. Salah satu indikasinya bisa dilihat di tahun 2021 lalu, saat ada 8 trofi turnamen yang sudah disabet mereka.

Saat ini, para pemain Arema FC Women mengaku tengah berada dalam semangat tinggi. Mereka bersemangat karena selangkah lagi tim bisa lolos ke partai puncak. ”Iya, kami sangat termotivasi untuk kembali mendapatkan hasil maksimal di laga besok (hari ini),” terang Alzahna Firzalvia.

Dia juga memastikan bila rekan-rekannya ingin membuka keran trofi tim di musim ini dengan juara Piala Pertiwi. ”Bakal sangat spesial jika juara. Akan ada sejarah baru yang dibuat,” kata dia. Lebih lanjut, mengenai persiapan melawan Persitoli, pemain yang kerap disapa Aza itu memprediksi bila laga tak akan berjalan mudah. Pasalnya, wakil dari Papua itu punya materi pemain yang bagus. ”Itu dibuktikan dengan torehan gol dan kemenangan mereka selama ini,” jelasnya.(gp/by)

 

 

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/