alexametrics
26.1 C
Malang
Wednesday, 1 December 2021

Jadwal Istirahat Mepet, Arema Optimis Tampil Maksimal Lawan Persita

JOGJAKARTA – Setelah bermain melawan Persiraja Banda Aceh pada Sabtu (24/10) lalu, para pemain Arema bisa jadi masih kelelahan. Namun sesuai jadwal yang telah ditetapkan, para pemain asuhan Eduardo Almeida itu harus kembali bermain melawan Persita Tangerang besok (27/10).

Ini lah mengapa, laga di pekan kesembilan BRI Liga 1 ini boleh dibilang sedikit kurang adil bagi Arema FC. Ada perbedaan waktu recovery antara tim Singo Edan dengan Persita Tangerang, yang akan jadi lawannya. Dendi Santoso dan kawan-kawan punya waktu tiga hari untuk menggeber persiapan. Sementara Persita Tangerang punya waktu recovery lebih lama satu hari dibandingkan Arema FC.

Meski tidak mendapat keuntungan waktu persiapan yang lebih panjang, Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida tak khawatir. Dia memastikan bila para penggawa tim Singo Edan akan tetap siap untuk bertanding. “Tentunya kami tidak bisa mengeluhkan tentang hal ini. Semuanya (jadwal) sudah disiapkan sejak lama,” jelas juru taktik asal Portugal tersebut.

Saat ini Eduardo menyebut bahwa yang terpenting adalah menjaga fokus pada pekerjaan masing-masing. Di tim pelatih, ada tugas untuk menjaga mental dan motivasi para pemain. “Dengan mental yang bagus, apa yang dibutuhkan dalam pertandingan akan terpenuhi dengan sendirinya,” tambah pelatih  berlisensi UEFA Pro itu.

Sebelumnya, Arema FC juga pernah dihadapkan dengan jadwal yang mepet. Tepatnya terjadi 3 Oktober lalu saat bersua Persela Lamongan. Beberapa hari sebelumnya, tepatnya 29 September mereka bersua Persipura Jayapura. Meski cukup mepet, dua pertandingan itu sukses dimenangkan Carlos Fortes dan kawan-kawan.

Lebih lanjut, Eduardo berharap keunggulan waktu recovery Persita Tangerang tidak membuat mereka lebih baik dari Arema FC. “Keunggulan waktu istirahat mereka (Persita) semoga efeknya tidak terlihat di lapangan,” harap Eduardo.

Meski waktu persiapan timnya mepet, kabar baik kini menghinggapi tim Singo Edan. Sejumlah pilar yang sebelumnya absen, seperti Kushedya Hari Yudo dan Rizky Dwi Febrianto, dipastikan bisa tampil.

Terpisah, Fisioterapi Sport Arema FC Reta Arroyan memastikan bila kondisi para pemain saat ini masuk kategori aman. Artinya tidak ada keluhan berarti usai menjalani pertandingan melawan Persiraja Banda Aceh. “Carlos Fortes dan Adilson Maringa yang sempat mendapatkan perawatan di laga sebelumnya juga dalam kondisi baik,” jelasnya.

Karena itu Reta optimis kalau Arema FC bisa turun dengan para pemain terbaiknya di laga melawan Persita Tangerang. Sebelumnya, dia menyebut bila tim medis dan pelatih sudah mengupayakan recovery cepat. “Kami gunakan metode ice bath untuk mempercepat recovery. Selain itu juga mengatur asupan dan waktu istirahat pemain sebaik mungkin,” tambah Reta. (gp/by/rmc)

JOGJAKARTA – Setelah bermain melawan Persiraja Banda Aceh pada Sabtu (24/10) lalu, para pemain Arema bisa jadi masih kelelahan. Namun sesuai jadwal yang telah ditetapkan, para pemain asuhan Eduardo Almeida itu harus kembali bermain melawan Persita Tangerang besok (27/10).

Ini lah mengapa, laga di pekan kesembilan BRI Liga 1 ini boleh dibilang sedikit kurang adil bagi Arema FC. Ada perbedaan waktu recovery antara tim Singo Edan dengan Persita Tangerang, yang akan jadi lawannya. Dendi Santoso dan kawan-kawan punya waktu tiga hari untuk menggeber persiapan. Sementara Persita Tangerang punya waktu recovery lebih lama satu hari dibandingkan Arema FC.

Meski tidak mendapat keuntungan waktu persiapan yang lebih panjang, Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida tak khawatir. Dia memastikan bila para penggawa tim Singo Edan akan tetap siap untuk bertanding. “Tentunya kami tidak bisa mengeluhkan tentang hal ini. Semuanya (jadwal) sudah disiapkan sejak lama,” jelas juru taktik asal Portugal tersebut.

Saat ini Eduardo menyebut bahwa yang terpenting adalah menjaga fokus pada pekerjaan masing-masing. Di tim pelatih, ada tugas untuk menjaga mental dan motivasi para pemain. “Dengan mental yang bagus, apa yang dibutuhkan dalam pertandingan akan terpenuhi dengan sendirinya,” tambah pelatih  berlisensi UEFA Pro itu.

Sebelumnya, Arema FC juga pernah dihadapkan dengan jadwal yang mepet. Tepatnya terjadi 3 Oktober lalu saat bersua Persela Lamongan. Beberapa hari sebelumnya, tepatnya 29 September mereka bersua Persipura Jayapura. Meski cukup mepet, dua pertandingan itu sukses dimenangkan Carlos Fortes dan kawan-kawan.

Lebih lanjut, Eduardo berharap keunggulan waktu recovery Persita Tangerang tidak membuat mereka lebih baik dari Arema FC. “Keunggulan waktu istirahat mereka (Persita) semoga efeknya tidak terlihat di lapangan,” harap Eduardo.

Meski waktu persiapan timnya mepet, kabar baik kini menghinggapi tim Singo Edan. Sejumlah pilar yang sebelumnya absen, seperti Kushedya Hari Yudo dan Rizky Dwi Febrianto, dipastikan bisa tampil.

Terpisah, Fisioterapi Sport Arema FC Reta Arroyan memastikan bila kondisi para pemain saat ini masuk kategori aman. Artinya tidak ada keluhan berarti usai menjalani pertandingan melawan Persiraja Banda Aceh. “Carlos Fortes dan Adilson Maringa yang sempat mendapatkan perawatan di laga sebelumnya juga dalam kondisi baik,” jelasnya.

Karena itu Reta optimis kalau Arema FC bisa turun dengan para pemain terbaiknya di laga melawan Persita Tangerang. Sebelumnya, dia menyebut bila tim medis dan pelatih sudah mengupayakan recovery cepat. “Kami gunakan metode ice bath untuk mempercepat recovery. Selain itu juga mengatur asupan dan waktu istirahat pemain sebaik mungkin,” tambah Reta. (gp/by/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru