alexametrics
28 C
Malang
Tuesday, 17 May 2022

Cerita Renshi, yang Sejak Kecil Terbiasa Tampil Multiposisi

MALANG KOTA – Kemampuan Renshi Yamaguchi bermain di sejumlah posisi tidak lahir dengan sendirinya. Ada proses cukup panjang yang sudah dijalaninya. Menurut pemain asal Jepang itu, kemampuan tersebut lahir ketika dia masih berlatih sepak bola di tingkat junior.

Renshi mengisahkan bila awalnya dia diminta pelatihnya untuk turun di sejumlah posisi. Khususnya ketika ada anggota tim yang berhalangan main. ”Itu sering aku lakukan ketika masih di akademi,” jelasnya. Saat itu, dia merinci ada lima posisi yang kerap dimainkannya. Di antaranya adalah gelandang tengah, gelandang serang, winger, full back, dan center back.

Meski cukup melelahkan karena harus belajar banyak hal, Reshi mengaku tetap bersyukur dengan hal tersebut. Sebab, itu membuat tenaganya banyak dibutuhkan. ”Selain itu juga membuat saya mengerti kemampuan saya di lapangan,” ujar pemain berusia 28 tahun itu. Saat ini, dia juga tidak pernah kesulitan saat harus berganti peran dengan cepat di lapangan.

Di tim Singo Edan, Renshi lebih banyak bermain sebagai gelandang tengah. Hanya sekali saja dia tidak bermain di pos tersebut. Itu terjadi pada partai perdana. Saat Arema FC bersua PSM Makassar. Saat itu, dia dimainkan pada posisi center back selama 45 menit pertama. Di tim Arema FC, dia juga menjadi salah satu sosok kunci. Tenaganya yang tidak pernah habis membuat pertahanan tim lebih tangguh. Salah satu indikasinya bisa dilihat dari 42 tackle yang sudah dihasilkan dia selama 16 pertandingan. (gp/by)

 

MALANG KOTA – Kemampuan Renshi Yamaguchi bermain di sejumlah posisi tidak lahir dengan sendirinya. Ada proses cukup panjang yang sudah dijalaninya. Menurut pemain asal Jepang itu, kemampuan tersebut lahir ketika dia masih berlatih sepak bola di tingkat junior.

Renshi mengisahkan bila awalnya dia diminta pelatihnya untuk turun di sejumlah posisi. Khususnya ketika ada anggota tim yang berhalangan main. ”Itu sering aku lakukan ketika masih di akademi,” jelasnya. Saat itu, dia merinci ada lima posisi yang kerap dimainkannya. Di antaranya adalah gelandang tengah, gelandang serang, winger, full back, dan center back.

Meski cukup melelahkan karena harus belajar banyak hal, Reshi mengaku tetap bersyukur dengan hal tersebut. Sebab, itu membuat tenaganya banyak dibutuhkan. ”Selain itu juga membuat saya mengerti kemampuan saya di lapangan,” ujar pemain berusia 28 tahun itu. Saat ini, dia juga tidak pernah kesulitan saat harus berganti peran dengan cepat di lapangan.

Di tim Singo Edan, Renshi lebih banyak bermain sebagai gelandang tengah. Hanya sekali saja dia tidak bermain di pos tersebut. Itu terjadi pada partai perdana. Saat Arema FC bersua PSM Makassar. Saat itu, dia dimainkan pada posisi center back selama 45 menit pertama. Di tim Arema FC, dia juga menjadi salah satu sosok kunci. Tenaganya yang tidak pernah habis membuat pertahanan tim lebih tangguh. Salah satu indikasinya bisa dilihat dari 42 tackle yang sudah dihasilkan dia selama 16 pertandingan. (gp/by)

 

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/