alexametrics
27.9 C
Malang
Thursday, 7 July 2022

Gabung Timnas Tertunda, 3 Pemain Arema FC yang Cedera Butuh Support Keluarga

CERITA TIGA PEMAIN AREMA FC YANG MENGALAMI CEDERA

PERASAAN senang Evan Dimas saat kembali dipanggil Timnas Rabu (25/5) lalu tidak bertahan lama. Sebab, keinginannya untuk gabung tim merah putih harus tertunda dulu. Cedera yang dialaminya saat laga uji coba Arema FC melawan PSIS Semarang, Minggu lalu (22/5), menjadi alasannya.

Mulai kemarin (27/5), tampak dia masih menjalani rehabilitasi bersama tim medis Singo Edan di Stadion Gajayana, Kota Malang. Dia menjalani serangkaian program penyembuhan yang didampingi langsung Fisioterapi tim. Salah satu menu penyembuhan pagi itu berupa penguatan. Itu dilakukan sebagai mengembalikan problem cedera hamstring-nya. Selain itu, dia juga menjalani terapi es dengan kompres di bagian pahanya.

Program itu dijalani Evan Dimas secara serius. Dia berusaha menjalani instruksi sebaik mungkin. Menurut Evan Dimas, saat ini dirinya tengah menunggu hasil tes magnetic resonance imaging (MRI). Itu merupakan pemeriksaan yang memanfaatkan medan magnet dan energi gelombang radio untuk menampilkan gambar struktur dan organ dalam tubuh.

Bagi Evan Dimas Darmono, Kushedya Hari Yudo dan Hanis Saghara Putra, cedera bukanlah hal baru pada karier mereka. Oleh karena itu, ketiganya sepakat untuk tidak menyerah dengan keadaan saat ini. Khususnya Kushedya Hari Yudo, yang mendapat problem cukup berat.

Alhasil, saat ini dirinya belum bisa bergabung dengan tim garuda. ”Saat ini masih menunggu perkembangan dulu bagaimana,” kata pemain jebolan Mitra Surabaya tersebut. Semisal, hasilnya positif dan tidak ada problem, tidak menutup kemungkinan dia akan menyusul ke timnas. Sebagaimana diketahui, pada 1 Juni nanti timnas akan jalani FIFA Matchday.

Evan menyebutkan kalau tertundanya dia gabung tim merah putih sudah dikomunikasikan. Dia sudah memberikan tahu kepada staf pelatih apa yang terjadi pada dirinya. ”Dokter Nanang sudah berkirim surat dan saya juga sudah komunikasi dengan coach Nova Arianto (asisten pelatih Shin Tae Yong),” tuturnya.

Harus mengalami cedera saat tim melakukan persiapan dan ada panggilan timnas, diakui Evan menjadi hal yang tidak mengenakan. ”Kalau rasa kecewa pasti ada. Namun, tidak ingin terlalu dipikirkan,” kata eks pemain Bhayangkara FC itu. Saat ini, dia berhasrat untuk segera sembuh, sebab dia ingin tampil bersama Arema FC di turnamen pra-musim dan Liga 1.

Senada dengan Evan Dimas, Kushedya Hari Yudo juga memastikan dirinya tidak ingin menyerah. Baginya, jalan operasi yang diambil untuk pemulihan cedera bukanlah petaka untuk kariernya. Karena itu dia tidak akan menyerah. Meskipun setelah operasi di bagian anterior cruciate ligament (ACL)-nya, dia berpotensi melewatkan banyak laga di Liga 1 musim depan. ”Saya ikhlas saja, karena jalannya memang seperti ini,” kata pria asal Kabupaten Malang kepada koran ini.

Baginya, cedera saat ini adalah ujian yang tidak boleh membuatnya putus asa. Malah, harus dijadikan motivasi untuk bisa melewati semua kisah kurang mengenakan tersebut. Diakui Yudo, selama berkarier di jagat sepak bola, dia tidak pernah mengalami cedera separah seperti sekarang. Apalagi sampai naik meja operasi untuk penyembuhan.

Tekadnya untuk bangkit itu tidak lepas dari dukungan keluarga. Menurutnya, keluarga besar, terutama istri, selalu memberikan semangat untuknya. ”Dia selalu memberi dorongan ke saya saat saya mulai pasrah,” tuturnya. Umumnya istri Yudo selalu meminta dirinya untuk melawan rasa sakit tersebut. Serta meyakinkannya untuk bisa melewati semua problem saat ini. ”Mikirnya masak anak masih kecil saya tidak bekerja lagi,” jelas pemain jebolan akademi Arema FC itu.

Berkat sikap itu, Yudo mengaku bisa menguatkan mental untuk menjalani semua tahapan pemulihan. Yudo sendiri dipastikan akan naik meja operasi. Dia kemungkinan bakal absen sampai kompetisi putaran pertama Liga 1 selesai.

Sementara itu, Hanis Saghara Putra yang saat ini juga cedera pada bagian hamstring-nya mengaku kecewa dengan apa yang dialaminya. Namun dia tidak ingin menyerah. ”Bakal berusaha untuk segera pulih dan kembali bermain lagi,” jelasnya. Untuk itu dia tidak hanya melakukan sesi penyembuhan di lapangan. Namun juga melakoninya saat di mess pemain. Caranya dengan menjalani terapi. (gp/by)

CERITA TIGA PEMAIN AREMA FC YANG MENGALAMI CEDERA

PERASAAN senang Evan Dimas saat kembali dipanggil Timnas Rabu (25/5) lalu tidak bertahan lama. Sebab, keinginannya untuk gabung tim merah putih harus tertunda dulu. Cedera yang dialaminya saat laga uji coba Arema FC melawan PSIS Semarang, Minggu lalu (22/5), menjadi alasannya.

Mulai kemarin (27/5), tampak dia masih menjalani rehabilitasi bersama tim medis Singo Edan di Stadion Gajayana, Kota Malang. Dia menjalani serangkaian program penyembuhan yang didampingi langsung Fisioterapi tim. Salah satu menu penyembuhan pagi itu berupa penguatan. Itu dilakukan sebagai mengembalikan problem cedera hamstring-nya. Selain itu, dia juga menjalani terapi es dengan kompres di bagian pahanya.

Program itu dijalani Evan Dimas secara serius. Dia berusaha menjalani instruksi sebaik mungkin. Menurut Evan Dimas, saat ini dirinya tengah menunggu hasil tes magnetic resonance imaging (MRI). Itu merupakan pemeriksaan yang memanfaatkan medan magnet dan energi gelombang radio untuk menampilkan gambar struktur dan organ dalam tubuh.

Bagi Evan Dimas Darmono, Kushedya Hari Yudo dan Hanis Saghara Putra, cedera bukanlah hal baru pada karier mereka. Oleh karena itu, ketiganya sepakat untuk tidak menyerah dengan keadaan saat ini. Khususnya Kushedya Hari Yudo, yang mendapat problem cukup berat.

Alhasil, saat ini dirinya belum bisa bergabung dengan tim garuda. ”Saat ini masih menunggu perkembangan dulu bagaimana,” kata pemain jebolan Mitra Surabaya tersebut. Semisal, hasilnya positif dan tidak ada problem, tidak menutup kemungkinan dia akan menyusul ke timnas. Sebagaimana diketahui, pada 1 Juni nanti timnas akan jalani FIFA Matchday.

Evan menyebutkan kalau tertundanya dia gabung tim merah putih sudah dikomunikasikan. Dia sudah memberikan tahu kepada staf pelatih apa yang terjadi pada dirinya. ”Dokter Nanang sudah berkirim surat dan saya juga sudah komunikasi dengan coach Nova Arianto (asisten pelatih Shin Tae Yong),” tuturnya.

Harus mengalami cedera saat tim melakukan persiapan dan ada panggilan timnas, diakui Evan menjadi hal yang tidak mengenakan. ”Kalau rasa kecewa pasti ada. Namun, tidak ingin terlalu dipikirkan,” kata eks pemain Bhayangkara FC itu. Saat ini, dia berhasrat untuk segera sembuh, sebab dia ingin tampil bersama Arema FC di turnamen pra-musim dan Liga 1.

Senada dengan Evan Dimas, Kushedya Hari Yudo juga memastikan dirinya tidak ingin menyerah. Baginya, jalan operasi yang diambil untuk pemulihan cedera bukanlah petaka untuk kariernya. Karena itu dia tidak akan menyerah. Meskipun setelah operasi di bagian anterior cruciate ligament (ACL)-nya, dia berpotensi melewatkan banyak laga di Liga 1 musim depan. ”Saya ikhlas saja, karena jalannya memang seperti ini,” kata pria asal Kabupaten Malang kepada koran ini.

Baginya, cedera saat ini adalah ujian yang tidak boleh membuatnya putus asa. Malah, harus dijadikan motivasi untuk bisa melewati semua kisah kurang mengenakan tersebut. Diakui Yudo, selama berkarier di jagat sepak bola, dia tidak pernah mengalami cedera separah seperti sekarang. Apalagi sampai naik meja operasi untuk penyembuhan.

Tekadnya untuk bangkit itu tidak lepas dari dukungan keluarga. Menurutnya, keluarga besar, terutama istri, selalu memberikan semangat untuknya. ”Dia selalu memberi dorongan ke saya saat saya mulai pasrah,” tuturnya. Umumnya istri Yudo selalu meminta dirinya untuk melawan rasa sakit tersebut. Serta meyakinkannya untuk bisa melewati semua problem saat ini. ”Mikirnya masak anak masih kecil saya tidak bekerja lagi,” jelas pemain jebolan akademi Arema FC itu.

Berkat sikap itu, Yudo mengaku bisa menguatkan mental untuk menjalani semua tahapan pemulihan. Yudo sendiri dipastikan akan naik meja operasi. Dia kemungkinan bakal absen sampai kompetisi putaran pertama Liga 1 selesai.

Sementara itu, Hanis Saghara Putra yang saat ini juga cedera pada bagian hamstring-nya mengaku kecewa dengan apa yang dialaminya. Namun dia tidak ingin menyerah. ”Bakal berusaha untuk segera pulih dan kembali bermain lagi,” jelasnya. Untuk itu dia tidak hanya melakukan sesi penyembuhan di lapangan. Namun juga melakoninya saat di mess pemain. Caranya dengan menjalani terapi. (gp/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/