alexametrics
20.5 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Arema FC Berharap Momen Sumpah Pemuda Jadi Pelecut Hidupkan Sepakbola

MALANG KOTA – Momen Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 September tidak hanya menjadi sesuatu yang spesial untuk Arema FC. Lebih jauh, juga diharapkan menjadi pelecut semangat semua insan untuk menghidupkan sepakbola nasional. Dimana selama merebaknya Covid-19 bisa dikatakan ‘mati suri’.

Sebagaimana diketahui Liga 1 dan Liga 2 terakhir kali bergulir adalah pada bulan Maret lalu. Sedangkan Liga 3, Liga 1 Putri, sampai Elite Pro terpaksa belum sempat mentas akibat kondisi pandemi. Saat ini di tengah beberapa daerah sudah tidak lagi merah, izin keramaian akan kompetisi yang tidak turun.

“Kami berharap momen ini (Sumpah Pemuda) menjadi semangat baru untuk semua dan juga bisa menjadi pertimbangan pihak kepolisian terkait perizinan,” ungkap General Manager (GM) Arema FC Ruddy Widodo. Menurutnya, ada kesamaan spirit antara Sumpah Pemuda dan sepakbola nasional.

Salah satunya, kata Ruddy, adalah sama-sama memperjuangkan persatuan bangsa. Dimana semangatnya, mengajak semua insan di bumi pertiwi untuk saling bergandengan, kerja sama, hidup rukun. Tanpa membeda-bedakan ras, suku, agama, dan budaya.

“Semoga pihak kepolisian bisa menelaah arti penting dari sepakbola pada momen sumpah pemuda ini,” ungkap petinggi tim asal Madiun itu. Arema FC sendiri terus optimistis Liga bisa kembali bergulir kembali.

Pewarta: Galih R P

MALANG KOTA – Momen Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 September tidak hanya menjadi sesuatu yang spesial untuk Arema FC. Lebih jauh, juga diharapkan menjadi pelecut semangat semua insan untuk menghidupkan sepakbola nasional. Dimana selama merebaknya Covid-19 bisa dikatakan ‘mati suri’.

Sebagaimana diketahui Liga 1 dan Liga 2 terakhir kali bergulir adalah pada bulan Maret lalu. Sedangkan Liga 3, Liga 1 Putri, sampai Elite Pro terpaksa belum sempat mentas akibat kondisi pandemi. Saat ini di tengah beberapa daerah sudah tidak lagi merah, izin keramaian akan kompetisi yang tidak turun.

“Kami berharap momen ini (Sumpah Pemuda) menjadi semangat baru untuk semua dan juga bisa menjadi pertimbangan pihak kepolisian terkait perizinan,” ungkap General Manager (GM) Arema FC Ruddy Widodo. Menurutnya, ada kesamaan spirit antara Sumpah Pemuda dan sepakbola nasional.

Salah satunya, kata Ruddy, adalah sama-sama memperjuangkan persatuan bangsa. Dimana semangatnya, mengajak semua insan di bumi pertiwi untuk saling bergandengan, kerja sama, hidup rukun. Tanpa membeda-bedakan ras, suku, agama, dan budaya.

“Semoga pihak kepolisian bisa menelaah arti penting dari sepakbola pada momen sumpah pemuda ini,” ungkap petinggi tim asal Madiun itu. Arema FC sendiri terus optimistis Liga bisa kembali bergulir kembali.

Pewarta: Galih R P

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/