alexametrics
28.8 C
Malang
Saturday, 13 August 2022

Jadwal Kick-Off Babak 8 Besar Berubah

MALANG KOTA – Arema FC tidak perlu menunggu sampai larut malam untuk menjalani pertandingan babak 8 besar Piala Presiden 2022. Itu karena jadwal laga lanjutan tersebut resmi berubah. Dari awalnya dimainkan pukul 20.30 WIB, menjadi maju di pukul 15.30 WIB. Itu akan menjadi kali pertama Singo Edan tampil sore hari sepanjang keikutsertaan di Piala Presiden 2022.

Manajemen Arema FC menyebut bila pergantian jadwal tersebut menurut merupakan permintaan langsung pemegang hak siar turnamen. Karena itu, Media Officer Arema FC Sudarmaji memastikan bila tim Singo Edan tidak mempermasalahkan hal tersebut. Menurut dia, surat terkait diubahnya jadwal kick-off babak 8 besar sudah diterima Manajemen Singo Edan sejak kemarin (28/6).

Pemberitahuan yang cepat tersebut, diakui Sudarmaji menjadi hal yang positif. ”Jadinya Panpel (panitia pelaksana) juga bisa segera menyesuaikan diri,” kata dia. Sedangkan, tim juga bisa menyiapkan diri untuk pertama kalinya tampil di sore hari. Ya, bermain pada pukul 15.30 WIB memang mempunyai keuntungan tersendiri bagi Arema FC. Salah satu manfaatnya yakni waktu recovery yang lebih ideal. Sebab pada malam harinya para pemain sudah bisa beristirahat.

”Rekomendasi kesehatan paling malam itu pukul 22.00 harus sudah selesai olahraga,” kata dokter tim Singo Edan Nanang Tri Wahyudi. Beranjak dari hal tersebut, dia menyebut  bila bermain sore bisa membuat Dendi Santosa dan kawan-kawan punya waktu istirahat yang pas. Lebih lanjut alumnus Universitas Indonesia (UI) itu juga menyebut bila sesampainya pemain di rumah atau mess, umumnya mereka tidak akan langsung tidur. ”Secara fisiologis, setelah olahraga tubuh perlu waktu untuk menormalkan kondisi sebelum siap untuk tidur,” kata pria asal Magetan tersebut.

Kondisi itulah yang membuat jajaran pelatih Singo Edan selalu memberikan waktu libur sehari pasca bermain di malam hari. Mengenai perubahan jadwal tersebut, Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida memastikan bila itu bukan sebuah problem. ”Saya pikir para pemain kami siap bermain kapan pun,” tutur pria asal Portugal itu.

Eduardo menjelaskan kalau selama pre-season ini, timnya juga sudah dua kali tampil di sore hari. Pertama ketika melawan Deltras Sidoarjo di Stadion Kanjuruhan. Lalu saat menjalani pertandingan melawan PSIS Semarang di Stadion Jatidiri. Dua laga itu berakhir dengan catatan sekali menang dan sekali kalah.

Lalu, apakah cuaca lebih panas tidak akan menjadi kendala untuk pemain? Eduardo memastikan bila penggawa Singo Edan sudah terbiasa latihan dengan cuaca seperti itu. ”Kami selalu memulai latihan pada pukul 08.00, dan berakhir pukul 10.00,” jelasnya. Beranjak dari kebiasaan itu, dia optimistis cuaca tidak akan memberikan kendala bagi timnya. (gp/by)

MALANG KOTA – Arema FC tidak perlu menunggu sampai larut malam untuk menjalani pertandingan babak 8 besar Piala Presiden 2022. Itu karena jadwal laga lanjutan tersebut resmi berubah. Dari awalnya dimainkan pukul 20.30 WIB, menjadi maju di pukul 15.30 WIB. Itu akan menjadi kali pertama Singo Edan tampil sore hari sepanjang keikutsertaan di Piala Presiden 2022.

Manajemen Arema FC menyebut bila pergantian jadwal tersebut menurut merupakan permintaan langsung pemegang hak siar turnamen. Karena itu, Media Officer Arema FC Sudarmaji memastikan bila tim Singo Edan tidak mempermasalahkan hal tersebut. Menurut dia, surat terkait diubahnya jadwal kick-off babak 8 besar sudah diterima Manajemen Singo Edan sejak kemarin (28/6).

Pemberitahuan yang cepat tersebut, diakui Sudarmaji menjadi hal yang positif. ”Jadinya Panpel (panitia pelaksana) juga bisa segera menyesuaikan diri,” kata dia. Sedangkan, tim juga bisa menyiapkan diri untuk pertama kalinya tampil di sore hari. Ya, bermain pada pukul 15.30 WIB memang mempunyai keuntungan tersendiri bagi Arema FC. Salah satu manfaatnya yakni waktu recovery yang lebih ideal. Sebab pada malam harinya para pemain sudah bisa beristirahat.

”Rekomendasi kesehatan paling malam itu pukul 22.00 harus sudah selesai olahraga,” kata dokter tim Singo Edan Nanang Tri Wahyudi. Beranjak dari hal tersebut, dia menyebut  bila bermain sore bisa membuat Dendi Santosa dan kawan-kawan punya waktu istirahat yang pas. Lebih lanjut alumnus Universitas Indonesia (UI) itu juga menyebut bila sesampainya pemain di rumah atau mess, umumnya mereka tidak akan langsung tidur. ”Secara fisiologis, setelah olahraga tubuh perlu waktu untuk menormalkan kondisi sebelum siap untuk tidur,” kata pria asal Magetan tersebut.

Kondisi itulah yang membuat jajaran pelatih Singo Edan selalu memberikan waktu libur sehari pasca bermain di malam hari. Mengenai perubahan jadwal tersebut, Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida memastikan bila itu bukan sebuah problem. ”Saya pikir para pemain kami siap bermain kapan pun,” tutur pria asal Portugal itu.

Eduardo menjelaskan kalau selama pre-season ini, timnya juga sudah dua kali tampil di sore hari. Pertama ketika melawan Deltras Sidoarjo di Stadion Kanjuruhan. Lalu saat menjalani pertandingan melawan PSIS Semarang di Stadion Jatidiri. Dua laga itu berakhir dengan catatan sekali menang dan sekali kalah.

Lalu, apakah cuaca lebih panas tidak akan menjadi kendala untuk pemain? Eduardo memastikan bila penggawa Singo Edan sudah terbiasa latihan dengan cuaca seperti itu. ”Kami selalu memulai latihan pada pukul 08.00, dan berakhir pukul 10.00,” jelasnya. Beranjak dari kebiasaan itu, dia optimistis cuaca tidak akan memberikan kendala bagi timnya. (gp/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/