alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Liga Tertunda Lagi, Arema Harapkan Ada Kejelasan Subsidi

MALANG KOTA – Aksi Hendro Siswanto dan kawan-kawan di Liga 1 kemungkinan besar tidak akan bisa disaksikan pada tahun 2020 ini. Itu karena PSSI memutuskan baru akan menggulirkan kompetisi kasta teratas sepak bola nasional pada 2021 mendatang. Izin keramaian yang tidak turun menjadi salah satu penyebabnya.

Dikutip dari lama resmi induk tertinggi sepak bola Nasional itu, Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi mengatakan kalau kompetisi musim ini ditangguhkan sampai tahun depan. “Rapat Exco PSSI menghasilkan keputusan bahwa PSSI menunda seluruh kompetisi yakni Liga 1, 2, dan 3 pada tahun 2020 ini. Selanjutnya kompetisi akan dimulai lagi pada awal 2021 mendatang,” terang pria pengganti Ratu Tisha tersebut.

Ke depan bagaimana formula, format, sampai sistem kompetisinya, Yunus mengaku kalau federasi menyerahkan kewenangannya kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 dan juga 2.

Terkait penundaan tersebut, Arema FC berharap hal tersebut menjadi keputusan final. Maksudnya, saat kompetisi kembali berjalan pada awal tahun 2021 pihak keamanan benar-benar sudah memberikan izin. “Semoga ini keputusan final, dan diberikan jaminan izin dari pihak kepolisian,” ujar Media Officer Arema FC Sudarmaji.

Lebih lanjut Sudarmaji mengatakan, Tim Singo Edan berharap setelah ini ada kejelasan terkait subsidi. Sebab, pada kondisi tanpa pemasukan seperti saat ini, hal tersebut sangat penting untuk keselamatan operasional tim. “Kami memohon agar segera ada arahan dari federasi dan LIB khususnya dalam penyelamatan operasional klub,” jelas Sudarmaji.

Sebagaimana diketahui, untuk memnuhi kebutuhannya setiap bulannya. Manajemen Arema FC dikabarkan harus merogoh kocek sekitar Rp 700 juta-800 juta.

Pewarta: Galih R P

MALANG KOTA – Aksi Hendro Siswanto dan kawan-kawan di Liga 1 kemungkinan besar tidak akan bisa disaksikan pada tahun 2020 ini. Itu karena PSSI memutuskan baru akan menggulirkan kompetisi kasta teratas sepak bola nasional pada 2021 mendatang. Izin keramaian yang tidak turun menjadi salah satu penyebabnya.

Dikutip dari lama resmi induk tertinggi sepak bola Nasional itu, Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi mengatakan kalau kompetisi musim ini ditangguhkan sampai tahun depan. “Rapat Exco PSSI menghasilkan keputusan bahwa PSSI menunda seluruh kompetisi yakni Liga 1, 2, dan 3 pada tahun 2020 ini. Selanjutnya kompetisi akan dimulai lagi pada awal 2021 mendatang,” terang pria pengganti Ratu Tisha tersebut.

Ke depan bagaimana formula, format, sampai sistem kompetisinya, Yunus mengaku kalau federasi menyerahkan kewenangannya kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 dan juga 2.

Terkait penundaan tersebut, Arema FC berharap hal tersebut menjadi keputusan final. Maksudnya, saat kompetisi kembali berjalan pada awal tahun 2021 pihak keamanan benar-benar sudah memberikan izin. “Semoga ini keputusan final, dan diberikan jaminan izin dari pihak kepolisian,” ujar Media Officer Arema FC Sudarmaji.

Lebih lanjut Sudarmaji mengatakan, Tim Singo Edan berharap setelah ini ada kejelasan terkait subsidi. Sebab, pada kondisi tanpa pemasukan seperti saat ini, hal tersebut sangat penting untuk keselamatan operasional tim. “Kami memohon agar segera ada arahan dari federasi dan LIB khususnya dalam penyelamatan operasional klub,” jelas Sudarmaji.

Sebagaimana diketahui, untuk memnuhi kebutuhannya setiap bulannya. Manajemen Arema FC dikabarkan harus merogoh kocek sekitar Rp 700 juta-800 juta.

Pewarta: Galih R P

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/