alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

PT LIB: Liga 1 Digelar Tanpa Penonton di Stadion

RADAR MALANG – Gelaran Liga 1 musim 2021-2022 digelar tanpa penonton di stadion. Keputusan tersebut ditegaskan Direktur Operasional PT LIB (Liga Indonesia Baru) Sudjarno hari ini (31/5).

“Tidak ada penonton. Ini sudah menjadi keputusan bersama, termasuk dengan Polri dan BNPB. Izin keramaian dari Polri juga akan menyatakan liga tanpa penonton,” ujar Sudjarno seperti dilansir Jawapos Senin (31/5). Dia menjelaskan, PT LIB dan PSSI belum berani mempersilakan penonton masuk ke dalam stadion di tengah kasus Covid-19 yang terus meningkat. Pernyataan itu sekaligus meluruskan kabar yang beredar melalui media sosial yang menyebut penonton akan dihadirkan secara bertahap di stadion.

Dipantau dari media sosial Instagram, ada akun bertema sepak bola yang menyebutkan LIB dan PSSI akan menerapkan tiga fase perizinan penonton di stadion, mulai dari fase 1 pada Juli-Agustus 2021, yaitu 500-1.000 penonton, fase 2 (September-Desember 2021) 1.000-2.000 penonton, dan fase 3 (Januari-Maret 2022) 1.000-5.000 penonton.

Menurut Sudjarno, unggahan tersebut merupakan kajian LIB yang dipaparkan saat rapat koordinasi (rakor) bersama Menpora Zainudin Amali, PSSI, Polri, dan BNPB/Satgas Penanganan Covid-19 di Gedung Kemenpora, Senin (24/5) lalu. Dan, itu bukan keputusan resmi.
“Itu memang ada dalam draf yang kami susun. Namun, sudah diputuskan tidak ada penonton di stadion saat liga,” kata Sudjarno.

PSSI dan PT LIB menyatakan akan menggelar Liga 1 Indonesia musim 2021-2022 mulai 10 Juli 2021 sampai Maret 2022. Kompetisi itu akan berlangsung dengan format liga penuh, tetapi dengan sistem seri. Ada enam seri yang sudah disepakati dalam Kongres Biasa PSSI 2021 pada Sabtu (29/5) dan akan dilaksanakan di tiga klaster daerah di Pulau Jawa.

Klaster pertama meliputi Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta. Klaster kedua, yaitu Jawa Tengah dan DI Jogjakarta, lalu klaster ketiga Jawa Timur.

Nantinya, seri satu akan berlangsung di klaster pertama, seri dua di klaster kedua dan seri tiga di klaster ketiga. Kemudian dilanjutkan dengan seri keempat yang tetap digelar di klaster ketiga, lalu seri kelima di klaster kedua dan seri keenam atau terakhir kembali lagi ke klaster pertama.

Sumber: Jawapos

RADAR MALANG – Gelaran Liga 1 musim 2021-2022 digelar tanpa penonton di stadion. Keputusan tersebut ditegaskan Direktur Operasional PT LIB (Liga Indonesia Baru) Sudjarno hari ini (31/5).

“Tidak ada penonton. Ini sudah menjadi keputusan bersama, termasuk dengan Polri dan BNPB. Izin keramaian dari Polri juga akan menyatakan liga tanpa penonton,” ujar Sudjarno seperti dilansir Jawapos Senin (31/5). Dia menjelaskan, PT LIB dan PSSI belum berani mempersilakan penonton masuk ke dalam stadion di tengah kasus Covid-19 yang terus meningkat. Pernyataan itu sekaligus meluruskan kabar yang beredar melalui media sosial yang menyebut penonton akan dihadirkan secara bertahap di stadion.

Dipantau dari media sosial Instagram, ada akun bertema sepak bola yang menyebutkan LIB dan PSSI akan menerapkan tiga fase perizinan penonton di stadion, mulai dari fase 1 pada Juli-Agustus 2021, yaitu 500-1.000 penonton, fase 2 (September-Desember 2021) 1.000-2.000 penonton, dan fase 3 (Januari-Maret 2022) 1.000-5.000 penonton.

Menurut Sudjarno, unggahan tersebut merupakan kajian LIB yang dipaparkan saat rapat koordinasi (rakor) bersama Menpora Zainudin Amali, PSSI, Polri, dan BNPB/Satgas Penanganan Covid-19 di Gedung Kemenpora, Senin (24/5) lalu. Dan, itu bukan keputusan resmi.
“Itu memang ada dalam draf yang kami susun. Namun, sudah diputuskan tidak ada penonton di stadion saat liga,” kata Sudjarno.

PSSI dan PT LIB menyatakan akan menggelar Liga 1 Indonesia musim 2021-2022 mulai 10 Juli 2021 sampai Maret 2022. Kompetisi itu akan berlangsung dengan format liga penuh, tetapi dengan sistem seri. Ada enam seri yang sudah disepakati dalam Kongres Biasa PSSI 2021 pada Sabtu (29/5) dan akan dilaksanakan di tiga klaster daerah di Pulau Jawa.

Klaster pertama meliputi Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta. Klaster kedua, yaitu Jawa Tengah dan DI Jogjakarta, lalu klaster ketiga Jawa Timur.

Nantinya, seri satu akan berlangsung di klaster pertama, seri dua di klaster kedua dan seri tiga di klaster ketiga. Kemudian dilanjutkan dengan seri keempat yang tetap digelar di klaster ketiga, lalu seri kelima di klaster kedua dan seri keenam atau terakhir kembali lagi ke klaster pertama.

Sumber: Jawapos

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/