Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Laga lawan Madura United, Begini Cara Arema FC Manfaatkan Momentum Lanjutkan Peforma Positif

Galih R Prasetyo • Rabu, 20 November 2024 | 21:59 WIB

 

M Rafli striker Arema FC dalam latihan. Besok Singo Edan melawan Madura United
M Rafli striker Arema FC dalam latihan. Besok Singo Edan melawan Madura United

KABUPATEN - Laga away melawan Madura United besok (21/11) seharusnya tidak membuat pemain Arema FC merasa inferior.

Itu karena, Singo Edan punya statistik positif dalam dua musim terakhir saat bermain di Pulau Garam. Mereka tercatat selalu membawa pulang satu poin.

Terakhir kali Arema FC kalah dari Laskar Sape Kerrab di Madura terjadi lima tahun lalu.

Pada Liga 1 2019, Singo Edan tumbang dengan skor 10.

Saat itu, Andik Vermasyah menjadi aktor kemenangan Madura United lewat gol tendangan bebas.

Sadar dengan situasi itu, Pelatih Kepala Arema FC Joel Coernelli berharap statistik itu menjadi motivasi tambahan elemen tim.

Menurutnya, Thales Lira dkk wajib tampil percaya diri untuk melanjutkan tren positif tim.

”Kami mempunyai momentum positif seusai menang di laga lalu (lawan Barito Putera, red),” paparnya.

Dalam usaha mewujudkan misi membawa pulang poin dari Pulau Garam, Arema FC punya modal tambahan.

Salah satunya, mereka punya rekor away yang bagus dalam 10 laga awal kompetisi.

Statistik tersebut lebih baik dari musim 2023/2024 lalu.

Berdasar data yang dihimpun wartawan koran ini, selama waktu itu, Singo Edan mampu mengoleksi 11 poin saat menjalani laga away.

Perinciannya, tiga kali menang dan dua kali seri.

”Kami sangat luar biasa ketika bermain away,” jelas,” jelas juru taktik asal Brasil itu.

Baginya, hasil bagus saat menjalani laga tandang tidak sekadar meningkatkan kepercayaan diri pemain.

Lebih jauh, membuat Jhon Alfarizi dkk lebih solutif saat menghadapi tekanan laga away.

Seperti, mempunyai antisipasi dan solusi saat tertinggal dari tim tuan rumah.

Menurutnya, tim tuan rumah selalu punya semangat untuk mendapatkan tiga poin.

Karena itu, akan tampil lebih maksimal saat bermain di hadapan pendukungnya.

Saat mereka unggul duluan sulit dikalahkan tanpa bermain tenang dan memberi respons yang bagus.

Joel mencontohkan, pertandingan melawan PSIS Semarang, September lalu. Saat itu tim tertinggal sejak menit 51, tapi dengan adaptasi situasi laga yang bagus berhasil membalikkan situasi.

Berbalik unggul 21 melalui gol pada 10 menit akhir. Sedangkan lawan PSS Sleman respons diberikan elemen tim kurang baik. Akibatnya, Singo Edan harus kalah dengan skor 13.

”Kami banyak menghadapi laga away dengan baik. Saat ini, yang perlu kami lakukan menjaga konsistensi,” katanya.

Sementara itu, Pemain Arema FC Hamzah Titofani menjelaskan, tidak ada masalah bagi timnya saat bertanding di kandang lawan.

Menurutnya, para penggawa Singo Edan akan selalu bermain percaya diri saat laga home atau away.

”Pertandingan away sebelumnya melawan Barito Putera kami bisa bermain dengan baik dan menang,” jelas dia.

Pemain yang pernah membela Sada Sumut FC itu mengatakan, persiapan Arema FC sudah maksimal selama jeda panjang kompetisi.

Mereka sudah membenahi semua aspek yang dibutuhkan untuk melawan Madura United.

Karena itu, siap mempertahankan rekor away tim. (tio/gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Arema FC #Madura United