Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Persema Malang Bertekad Juara di Rumah Sendiri

Galih R Prasetyo • Jumat, 13 Desember 2024 | 17:30 WIB
TARGET TINGGI: Dua pemain Persema Malang melakukan latihan teknik di Lapangan Rampal, Kota Malang, pekan lalu.
TARGET TINGGI: Dua pemain Persema Malang melakukan latihan teknik di Lapangan Rampal, Kota Malang, pekan lalu.

MALANG KOTA - Persema Malang mengusung ambisi besar di Turnamen Sepak Bola Amputasi Piala Menpora 2024.

Persema Malang membidik target sebagai juara di kejuaraan tersebut.

Karena itu, Persema Malang berusaha melakukan serangkaian persiapan dengan maksimal sebelum tampil di ajang tersebut.

Perlu diketahui, Turnamen Sepak Bola Amputasi Piala Menpora 2024 akan mulai digelar hari ini.

Kejuaraan itu akan berlangsung sampai 15 Desember mendatang.

Lapangan luar Stadion Gajayana, menjadi venue turnamen tersebut.

Ketua Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) Malang Raya Sueb mengatakan, status sebagai tuan rumah menjadi alasan mereka ingin juara.

”Kalau tidak juara, minimal kami bisa mengamankan posisi runner-up,” tutur dia.

Dalam perjalanannya, Persema Malang belum pernah menjadi terbaik di ajang itu.

Capaian terakhir mereka di Turnamen Sepak Bola Amputasi Piala Menpora pada tahun 2023 lalu, berada peringkat empat.

Punya target yang tinggi, Sueb mengatakan, 28 penggawa Persema Malang melakukan persiapan lebih panjang tahun ini.

Selama tujuh bulan mereka menempa diri.

Lalu, melakukan beberapa pertandingan uji coba.

Tidak hanya itu, supaya persiapan lebih matang, Persema Malang menggunakan jasa pelatih anyar untuk Piala Menpora 2024.

Menurut Sueb, tahun lalu tidak mempunyai nakhoda tim.

Akibatnya, harus berlatih secara mandiri.

”Permainan kami tahun lalu liar dan hasilnya tidak begitu memuaskan,” ujar pria berusia 52 tahun itu.

Kehadiran pelatih membuat program latihan para pemain Persema Malang berjalan baik dan efektif.

Menu-menu latihan yang disusun rapi membuat kemampuan para pemain semakin terasah.

Mulai dari aspek teknis sampai fisik.

Meski begitu, Sueb menjelaskan, timnya perlu melewati jalan terjal untuk menjadi juara.

Itu karena, sejak penyisihan grup mereka akan berhadapan dengan lawanlawan kuat.

Di antaranya, tim sepak bola amputasi Surabaya dan Jember. (tio/gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#rumah sendiri #Persema Malang #Bertekad #Juara