Joel Cornelli tidak akan langsung menerima pinangan klub baru seusai lengser dari kursi nakhoda Arema FC.
Dia akan menikmati waktu tanpa sepak bola terlebih dahulu.
Berikut petikan wawancara wartawan Jawa Pos Radar Malang dengan Joel Cornelli di Stadion Gajayana, kemarin.
Apa rencana Anda selanjutnya?
Saya akan kembali ke Brasil.
Bertemu keluarga di sana.
Lalu akan mengambil waktu istirahat kurang-lebih tiga bulan.
Setelah itu, mungkin akan mulai menerima tawaran melatih di Brasil atau negara-negara lain.
Kapan pulang ke Brasil?
Tanggal 28 Desember baru saya berangkat ke Brasil.
Saya masih punya banyak waktu di Malang.
Nanti digunakan untuk urusan administrasi di klub.
Apakah sudah ada klub lain yang menghubungi Anda?
Selama ini sudah ada beberapa yang menghubungi saya.
Tapi tidak saya respons karena masih bersama Arema FC.
Mungkin mulai besok akan saya respons.
Klub yang menghubungi saya untuk sementara berasal dari Indonesia.
Apakah Anda akan menerima tawaran klub Indonesia seusai Arema FC?
Baca Juga: Maksimalkan Jeda Untuk Pemulihan, Joel Cornelli Antisipasi Potensi Kelelahan
Ya, saya tidak menutup kemungkinannya.
Saya sudah menunjukkan kerja yang bagus selama melatih Arema FC.
Kami menjadi kampiun Piala Presiden 2024.
Lalu menunjukkan hasil yang lebih baik dibanding musim lalu.
Saat ini menempati posisi 9 klasemen.
Bagaimana pengalaman Anda saat berkarier di sepak bola Indonesia?
Joel Cornelli Baca Juga: Joel Cornelli Puji Performa Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Kompetisi di sini sangat seru.
Saya sangat menikmati.
Liga 1 punya persaingan yang ketat.
Tapi, saya rasa kualitas sejumlah stadion dan sistem VAR masih perlu di tingkatkan.
Tapi, saya optimistis Liga 1 punya potensi yang besar.
Anda sudah meniti karier sebagai pelatih di beberapa negara, mana yang menjadi favorit?
Baca Juga: Misi Joel Cornelli di Jeda Kompetisi, Tingkatkan Konsistensi Permainan Arema FC
Bagi saya Indonesia.
Meski sudah pernah melatih di Arab Saudi dan Tiongkok, tapi Indonesia yang paling berkesan buat saya.
Itu karena, baru saya temukan para suporter yang begitu cinta dan fanatik dengan klub kebanggaannya.
Apa hal paling berkesan selama melatih Arema FC?
Tentu, ketika kami berhasil menjuarai Piala Presiden 2024.
Itu adalah salah satu hal yang paling menyenangkan di hidup saya.
Kami juga tidak pernah kalah di turnamen itu.
Apa yang Anda sukai dari Malang?
Saya begitu kagum dengan orang-orang di kota ini.
Mereka memperlakukan saya begitu baik.
Ketika di jalan, mereka meminta foto.
Lalu mengucapkan terima kasih atas Piala Presiden, atas kemenangan, dan kerja keras saya.
Apakah Anda bersedia kembali melatih Arema FC?
Saya sangat menunggu hal itu.
Menurut saya, pekerjaan di sini belum selesai.
Sebab, saya yakin, klub ini sedang berproses menjadi lebih baik.
Karena itu, saya ingin hadir di dalamnya kembali. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana