CABOR sambo Kabupaten Malang berusaha memaksimalkan waktu persiapan sebelum tampil di Porprov Jawa Timur IX 2025.
Mereka meningkatkan performa atlet supaya bisa bersaing di kejuaraan multi cabor itu.
Saat ini fokus latihan mereka membangun fondasi fisik atlet.
Pelatih Sambo Kabupaten Malang Sulistiman mengatakan, atletnya sejak Januari melahap menu latihan fisik.
Program itu rencananya berlangsung sampai akhir Februari ini.
Dalam meningkatkan level fitness, atlet sambo Kabupaten Malang melahap menu latihan fisik enam kali dalam sepekan.
”Kami perbanyak latihan di gym untuk membangun fisik atlet,” jelas pria asal Tumpang, Kabupaten Malang itu.
Selama di pusat kebugaran, anak asuhnya fokus membangun endurance dan memperkuat otot.
Tujuannya, supaya saat bertanding atlet punya power dan daya tahan yang bagus.
Menurutnya, dua aspek tersebut sangat penting dimiliki para atlet sambo.
Alasannya, pertandingan di cabang olahraga itu banyak mengandalkan kekuatan fisik.
Saat tidak punya tenaga, akan sulit untuk menang.
Selain itu, tim pelatih sambo Kabupaten Malang juga meningkatkan intensitas latihan teknik di matras.
Itu dilakukan supaya para atlet tidak hilang penguasaan teknik.
”Kami ingin secara teknik terjaga. Fisik atlet juga terbentuk dengan baik,” ucapannya.
Ke depan, seusai program tersebut tuntas.
Sambo Kabupaten Malang akan memperbanyak latihan uji tanding.
Rencananya, program itu dilakukan Maret sampai Porprov Jatim IX bergulir.
Program itu ditujukan untuk melatih mentalitas atlet sambo.
Sulastiman tidak ingin anak asuhnya demam panggung saat kejuaraan.
Dia melihat, akan mempersulit langkah Sambo Kabupaten Malang meraih prestasi di Porprov Jatim.
”Saat mental tidak siap, secara otomatis mengganggu performa di pertandingan,” tuturnya. (gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana