KABUPATEN- Peringkat Unggul FC Malang tidak berubah seusai Pro Futsal League (PFL) seri Papua 15-16 Februari lalu.
Klub bermarkas di Unggul Sport Center itu kukuh di posisi kedua.
Kegagalan tim kompetitor meraih poin maksimal di pekan ke-6 membuat mereka tidak turun peringkat.
Sebelumnya diprediksi posisi Andres Teran di klasemen tergusur tim peringkat keempat.
Itu akibat, Unggul FC Malang tidak berlaga di PFL seri Papua.
Mereka dijadwalkan kembali berlaga di kompetisi, pada PFL pekan ke-7 akhir pekan nanti.
Sebagai informasi, tim kompetitor yang gagal raih hasil maksimal adalah Black Steel FC Papua.
Dalam dua laga mereka meraih empat poin.
Bermain imbang lawan Fafage Banua dan menang atas Tiga Radja United.
Sedangkan Sadakata United meraih tiga poin dari dua laga di PFL seri Papua.
Mereka kalah dari Cosmo JNE dan menang saat melawan Halus FC.
Sebelumnya mereka berjarak lima poin dengan Unggul FC Malang.
Saat ini Unggul FC Malang mengumpulkan 19 poin.
Black Steel FC Papua 18 poin di peringkat ketiga.
Sedangkan Sadakata United mengoleksi 17 poin di peringkat lima.
Manajer Unggul FC Malang Usa Laksono mengatakan, bersyukur dengan hasil kurang maksimal tim kompetitor.
Menurutnya, dengan tidak berlaga di PFL seri Papua berpotensi membuat posisi tim tergusur.
”Hasil itu harus memotivasi tim untuk semakin kerja keras,” paparnya.
Menurutnya, keuntungan tersebut tidak akan bisa dimaksimalkan saat Anton Cahyo dkk raih hasil bagus di PFL seri selanjutnya.
Apalagi lawan tim futsal berlogo singa bermahkota itu adalah Fafage Banua dan Bintang Timur Surabaya.
”Sejak pekan lalu kami sudah mulai melakukan persiapan. Jeda panjang kami coba maksimalkan,” terangnya.
Usa melihat banyak aspek yang tim asah.
Mulai dari fisik sampai tactical.
Salah satunya tim pelatih memperkuat kemampuan pemain memanfaatkan bola mati.
Selama ini sepak pojok belum dikonversikan dengan baik.
Padahal dari sana ada peluang tim menciptakan gol.
Meski begitu, fokus utama Unggul FC Malang adalah lolos babak play-off dulu.
Itu karena, menjadi jalan untuk raih prestasi. (gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana