MALANG - Jumlah menit bermain Bayu Setiawan meningkat dibandingkan musim lalu. Sampai pekan ke-25 pemain berusia 26 tahun itu sudah berlaga 19 kali. 13 di antaranya dipercaya masuk starting eleven tim. Sedangkan selama putaran kedua, dia sudah bermain lima kali. Melawan Borneo FC, Bali United, PSS Sleman, PSIS Semarang, dan Malut United.
Selama waktu itu, dia sudah menciptakan satu gol. Saat masih bermain di PSS Sleman musim lalu, pesepak bola kelahiran 27 Desember 1998 itu berlaga 15 kali. Dalam jumlah itu, Bayu dipercaya masuk starting eleven 11 kali. Banyak mendapat kepercayaan bermain tidak lepas dari transformasi posisi. Saat ini dia lebih banyak bermain sebagai winger dibandingkan di posisi aslinya sebagai full back. Bayu didorong lebih maju dalam formasi 4-4-2.
Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro mengatakan, perubahan posisi Bayu pertimbangannya strategi. Tim pelatih melihat, pemain bernomor punggung 72 bisa menghadirkan keseimbangan. ”Dia bisa saling mengisi dengan Achmad (Maulana Syarif),” katanya.
Contohnya saat Achmad maju ke depan membantu serangan, Bayu mengisi posisi yang ditinggalkan. Dilihatnya, eks pemain RANS Nusantara itu bisa bertahan cukup baik. Itu karena sebelumnya bermain di full back. Menurutnya, saat skema itu berjalan dengan baik kombinasi keduanya akan mem buat tim lebih solid menghadapi transisi lawan. ”Saya lihat dia punya kecepatan yang lumayan,” katanya. Harapannya, Bayu tidak cepat puas untuk sekarang.
Sementara itu, Bayu merasa bersyukur mendapat cukup banyak kepercayaan berlaga. Itu karena, membuatnya bisa membantu tim mencapai target. ”Semoga bisa terus memberikan kontribusi,” paparnya. Dia mengatakan, tidak masalah bermain di posisi berbeda. Menurutnya, tidak kesulitan untuk bermain lebih ke depan. (gp)
Editor : A. Nugroho