MALANG - Membalap di kandang sendiri ternyata menghadirkan keajaiban bagi Johann Zarco. Pembalap LCR Honda ini mampu menjuarai MotoGP Prancis (11/5). Pada balapan yang chaos, Zarco mampu memimpin lomba dan menjadi yang tercepat, mengalahkan Marc Marquez yang tertinggal di posisi kedua.
Balapan di sirkuit Bugatti Le Mans berjalan kacau. Pembalap harus mengganti berkali-kali motornya karena cuaca yang sulit diprediksi. Kadang kering. Kadang hujan. Para pembalap harus masuk pit untuk mengganti motor kedua. Crash pun kerap terjadi. Pecco Bagnaia jadi korban pertama. Dia bersenggolan dengan Joan Mir usai start. Keduanya sama-sama terjatuh. Pecco sempat berusaha melanjutkan balapan. Termasuk memanfaatkan kesmepatan ganti motor. Namun upayanya sia-sia karena sudah jauh tertinggal. Sementara pembalap lain juga banyak yang berjatuhan. Trek yang basah namun tidak merata jadi sebab. Pembalap seperti kesulitan mencari racing line yang tepat.
Hampir semua pembalap harus dihukum penalti karena mengganti motornya lagi di tengah lomba. Baik Marc Marquez yang memimpin di depan hingga Alex Marquez dan pembalap lain yang menguntit di belakangnya.
Balapan benar-benar seru. Pembalap bergantian memimpin lomba, meski bukan semata-mata karena kecepatan motornya.
Di tengah kekacauan itu, Johann Zarco tampil sebagai protagonis. Dia mampu mempertahankan posisi pertama dari pertengahan hingga akhir balapan. Bahkan jarak dengan Marc Marquez di posisi kedua sempat menyentuh angka 15 detik.
Sampai finish, Zarco tetap di depan. Tim bersorak sorai untuknya. Mereka menangis haru. Termasuk penonton. Pembalap 34 tahun itu akhirnya menang lagi. Kemenangan yang terasa sangat indah karena terjadi di kandang sendiri. Kemenangan Zarco ini juga menjadi kemenangan pertama untuk Honda musim ini. Luar biasa!
Hasil MotoGP Prancis, Le Mans
1. Johann Zarco
2. Marc Marquez
3. Fermin Aldeguer
4. Pedro Acosta
5. Maverick Vinales