Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Arema FC Krisis Full Back Lawan Semen Padang

A. Nugroho • Kamis, 22 Mei 2025 | 22:45 WIB
PUTAR OTAK: Para pemain Arema FC mengasah kemampuan bola mati dalam sesi latihan di Stadion Kanjuruhan, kemarin.
PUTAR OTAK: Para pemain Arema FC mengasah kemampuan bola mati dalam sesi latihan di Stadion Kanjuruhan, kemarin.

 

 

MALANG KOTA - Pekerjaan rumah tim pelatih Arema FC jelang melawan Semen Padang, Sabtu nanti (24/5) bertambah. Ze Gomes cs tidak sekadar harus memikirkan recovery tim setelah away Papua dan majunya jadwal laga pecan ke-34.

Mereka wajib putar otak mencari solusi menghadapi krisis full back. Dalam laga melawan Semen Padang nanti, Singo Edan dipastikan tanpa Achmad Maulana Syarif, Bayu Setiawan, dan Johan Ahmat Farizi. Achmad dan Bayu harus absen akibat terkena sanksi akumulasi kartu kuning.

Daftar Pemain Belakang.
Daftar Pemain Belakang.

 

 

Saat melawan PSBS Biak Minggu lalu (18/5), keduanya mengoleksi tujuh kartu kuning. Sedangkan kapten tim John Alfarizi dipastikan jadi penonton pada laga pemungkas BRI Liga 1 karena mendapat sanksi tambahan dari Komdis PSSI.

Akibat itu, harus absen dua laga seusai menerima kartu merah lawan Persik Kediri. Tidak bisa memainkan pemain andalan di sektor itu saat melawan Semen Padang bakal jadi kerugian.

Arema FC sering kebobolan saat tidak bisa membendung serangan lawan dari sisi kiri atau kanan pertahanan. Situasi itu terjadi dalam dua laga terakhir. Gol penyerang PSBS Biak Abel Arganaraz dan aksi pemain Persik saat membobol gawang Arema FC dua contohnya.

Kabau Sirah julukan Semen Padang-punya pemain cepat di winger. Seperti Cornelius Stewart dan Firman Juliansyah. Pelatih Kepala Arema FC Ze Gomes menjelaskan, situasi itu jadi tantangan timnya.

Karena semakin minim opsi pemain dalam laga selanjutnya. Seperti diketahui, Singo Edan dipastikan tidak bisa memainkan Pablo Oliveira, Syaeful Anwar, Wiliam Marcilio, dan Choi Bo-kyung.

”Kami akan mencari solusi dari situasi tersebut. Tapi, sekarang harus fokus mempersiapkan keseluruhan tim,” paparnya. Dia tidak memungkiri perubahan jadwal laga pecan ke-34, menuntut tim harus memaksimalkan jeda dengan baik.

Praktis Arema FC hanya  punya waktu bersiap dengan maksimal selama tiga hari. Kemarin mereka mulai melakukan latihan di Stadion Kanjuruhan. Sehari sebelumnya, mereka memaksimalkan recovery di Lapangan Universitas Brawijaya.

Itu perlu dilakukan, karena elemen tim melakukan perjalanan 11 jam untuk kembali ke Malang dari Jayapura. Meski begitu, nakhoda asal Portugal itu percaya kekuatan timtidak akan banyak tereduksi.

Dil ihatnya, para pemain yang tersedia di laga selanjutnya siap membantu tim. ”Kami memiliki pemain-pemain bagus lain di sektor itu,” katanya. Di antaranya, Rifad Marasabessy bisa mengisi sektor kanan.

Lalu, Iksan Lestaluhu siap tampil di full back kiri. Pada laga lawan PSBS Biak mereka membuktikan ke tim pelatih. Gomes memastikan tim ingin menutup laga pemungkas kompetisi dengan hasil negatif. Elemen tim ingin memberi hadiah untuk Aremania.

”Kami membidik tiga poin dalam laga itu,” tuturnya. Di tempat terpisah, Kapten Arema FC John Alfarizi percaya dengan rekan rekannya. ”Semua pemain yang berkostum Arema FC. Pasti ingin memberikan terbaik untuk tim,” kata dia.

Editor : A. Nugroho
#Arema FC #stadion #Full Back #liga 1 #kanjuruhan