Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

40 Dokter Dampingi Porprov IX Jatim

A. Nugroho • Minggu, 25 Mei 2025 | 16:40 WIB
FASILITAS KESEHATAN: Pengunjung berjalan di depan RSUD Kanjuruhan, Kepanjen. RSUD Kanjuruhan menjadi salah satu RS rujukan untuk pasien porprov.
FASILITAS KESEHATAN: Pengunjung berjalan di depan RSUD Kanjuruhan, Kepanjen. RSUD Kanjuruhan menjadi salah satu RS rujukan untuk pasien porprov.

 

KEPANJEN – Menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jatim 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang tidak hanya sibuk menyiapkan venue, tapi juga tenaga kesehatan (nakes). Rencananya, ada 93 tenaga kesehatan (nakes) yang ditugaskan mendampingi event bergengsi tingkat Jatim itu.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang M. Hidayat menerangkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas kesehatan (dinkes) untuk menyiagakan fasilitas kesehatan (faskes) selama porprov. Pihaknya meminta setidaknya disediakan 1 hingga 2 dokter di setiap venue.

”Untuk keamanan, jadi mungkin dibutuhkan 30-40 dokter selama porprov. Itu sudah clear semua,” kata Hidayat.

Di tempat lain, pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Kabupaten Malang Dr Ivan Drie menerangkan, pihaknya sudah menyiapkan 93 tenaga medis selama porprov. Terdiri atas 30-40 dokter dan sisanya perawat.

”Jadi, setiap satu venue pertandingan disediakan satu dokter dan dua perawat. Termasuk nanti kita sediakan ambulans,” kata Ivan.

Terkait fasilitas kesehatan lainnya, pihaknya sudah memetakan rumah sakit yang akan menjadi rujukan. Total ada 3 RS rujukan, yaitu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan di Kepanjen, RSUD Lawang, dan RSUD Ngantang. Termasuk juga 39 Puskesmas yang berada di setiap kecamatan di Kabupaten Malang.

”Semuanya sudah kami siapkan, termasuk penanganan jika ada yang cedera. Apabila bisa ditangani di lapangan kita siapkan, namun jika memerlukan perawatan lebih lanjut, tenaga medis di RS rujukan juga sudah siap,” terang Ivan.

Nantinya juga akan disediakan fasilitas kesehatan yang berkeliling, khususnya pada saat kirab obor yang direncanakan akan datang dari Madura hingga ke Malang. Pihaknya akan menugaskan dua ambulans untuk bersiaga mengiringi.

Tidak hanya di venue acara, pihaknya juga menyiapkan pos kesehatan. Pos tersebut akan ditempatkan di dekat penginapan-penginapan para atlet Porprov. Hal itu bertujuan untuk antisipasi apabila atlet atau tim ofisial tim membutuhkan penanganan tenaga kesehatan.

”Disediakan sebagai siaga utama apabila dibutuhkan,” pungkas Ivan.

Editor : A. Nugroho
#porprov #dispora #Pemkab #malang #Nakes