Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Para Komunitas Mermaid Malang Wajib Kuasai Tiga Kemampuan Dasar

A. Nugroho • Minggu, 25 Mei 2025 | 17:37 WIB
ESTETIK: Anggota Komunitas Mermaid Malang menyelam di Pemandian Alam Banyu Biru, Pasuruan, 8 Mei lalu.
ESTETIK: Anggota Komunitas Mermaid Malang menyelam di Pemandian Alam Banyu Biru, Pasuruan, 8 Mei lalu.

Hobi free diving semakin berkembang. Seperti ditunjukkan Komunitas Mermaid Malang. Mereka juga melakukan praktik free diving, namun menggunakan ornament khas putri duyung.

Seperti monofin, sejenis sirip yang menyerupai bentuk kaki katak. Selain untuk menyalurkan hobi menyelam, tujuan utamanya yakni menambah estetika ketika melakukan free diving.

”Kalau di komunitas kami, ada tiga kemampuan dasar yang harus dimiliki para mermaid,” ujar Andysa Putri, pendiri komunitas Mermaid Malang.

Keahlian pertama, harus bisa tahan napas selama satu menit di dalam air. Selanjutnya, harus menguasai teknik ekualisasi (menyesuaikan tekanan telinga dengan tekanan air). Lalu kemampuan ketiga yakni self-rescue (penyelamatan diri) saat berada di dalam air.

LATIHANNYA BERJENJANG: Komunitas Freedive Malang melakukan open water di Pantai Pasir Putih, Situbondo pada 5 Mei 2025.
LATIHANNYA BERJENJANG: Komunitas Freedive Malang melakukan open water di Pantai Pasir Putih, Situbondo pada 5 Mei 2025.

Tiap anggota yang baru masuk akan dilatih teknik mermaid gliding (gerakan meliuk-liuk di dalam air). Menggunakan aksesori mermaid yang beratnya bisa sampai tiga kilogram. Meskipun dalam air beratnya akan berkurang, gesekan kostum mermaid dengan arus air menyebabkan bebannya tetap terasa.

Karena fokus pada estetika, mermaid tidak terlalu membutuhkan skill berenang yang tinggi. Asalkan bisa bergerak dengan baik di dalam air sudah masuk kriteria. Maksimal, mermaid hanya menyelam di kedalaman air dua sampai tiga meter di kolam sedalam lima meter.

”Sejauh ini yang paling sulit memang kontrol ekspresi,” lanjut perempuan berusia 31 tahun itu.

Komunitas Mermaid Malang memang baru dibentuk pada akhir April lalu. Berawal dari ide Putri yang sudah tiga tahun menggeluti hobi mermaid. Sebelumnya, dia tinggal di Jakarta dan memiliki banyak teman mermaid di sana.

Namun sejak pindah di Kota Malang pada awal 2025, dia menyadari belum ada komunitas mermaid di kota yang menurutnya berpotensi besar untuk berkembang. Apalagi, Putri mendengar rumor bahwa Jatim Park Group akan membangun aquarium raksasa.

Dia berharap anggota Komunitas Mermaid Malang bisa diajak bekerja sama dalam proyek itu.

Editor : A. Nugroho
#Free diving #malang #komunitas #mermaid