MALANG KOTA - Razzaa Fachrezi jadi rekrutan pemain lokal terakhir Arema FC sebelum Piala Presiden 2025. Manajemen klub dan tim pelatih puas dengan komposisi skuad Singo Edan saat ini. Rekrutan penggawa lokal selanjutnya menunggu bagaimana hasil di turnamen nanti.
Ada empat wajah baru yang bergabung dengan Arema FC sejauh ini. Sosok tersebut adalah kiper Adi Satryo, winger Dwiki Mardiyanto, penyerang muda Razzaa Fachrezi dan Muhammad Dimas Aryaguna.
Saat ini skuad Arema FC berisi 24 penggawa lokal. Perinciannya, dua nama mengisi pos penjaga gawang, tujuh pemain depan, sembilan nama mengisi pos belakang. Lalu, enam pemain di gelandang.
Dalam skuad tim tersebut, 19 nama merupakan penggawa tim di BRI Liga 1 2024/2025. Singo Edan tidak melakukan cuci gudang seperti kompetisi musim sebelumnya. Saat itu ada sekitar tujuh penggawa lokal keluar dari tim.
Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro melihat komposisi pemain lokal saat ini cukup ideal untuk Piala Presiden. Itu menyusul, setiap posisi mempunyai kedalaman yang baik. Contohnya, saat Arkhan Fikri, Achmad Maulana, dan Brandon tidak bisa bermain sudah ada penggantinya.
”Untuk pemain lokal sudah lengkap, tinggal pemain asing saja,” kata mantan pemain Persija Jakarta itu. Dia optimistis dengan komposisi skuad tersebut bisa bersaing di turnamen nanti. Alasannya, pemain-pemain Singo Edan merupakan kombinasi penggawa berpengalaman dan muda potensial.
Bahkan, beberapa nama sudah merasakan trofi juara Piala Presiden. Di antaranya, Salim Tuharea, Achmad Figo, Jayus Hariono, Dendi Santoso, Dedik Setiawan, Johan Ahmat Farizi. Lalu, para pemain asing lama tim.
”Pengalaman itu bisa jadi salah satu modal penting kami,” paparnya. Terlebih, Arema FC akan melawan tim luar negeri dan menjalani pertandingan away. Singo Edan akan bermain di Stadion Jalak Harupat, Bandung sepanjang babak penyisihan grup.
Kuncoro mengatakan, kedatangan pemain asing jadi hal bagus saat ini. Itu menyusul, mereka bisa memaksimalkan proses adaptasi. Kolaborasi mereka dan penggawa lokal diperlukan untuk membuat performa tim maksimal.
Saat juara di Piala Presiden 2024 lalu, hal tersebut jadi salah satu kunci tim meraih prestasi. Mampu tidak terkalahkan sepanjang turnamen. ”Tim juga tampil solid dengan kompak saat itu,” kata dia.
Sementara itu, General Manajer Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, tambahan empat pemain lokal sudah sesuai kebutuhan. Itu karena, saat Piala Presiden 2025 nanti bisa memaksimalkan para pemain asing. Tambahan penggawa lokal akan dilakukan seusai turnamen.
Selain itu, mempertimbangkan bagaimana permintaan pelatih kepala.. ”Kami lihat nanti, kalau ada yang cocok bisa saja (direkrut),” katanya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho