Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Yann Motta Siap Main di Berbagai Posisi demi Arema FC

Galih R Prasetyo • Minggu, 20 Juli 2025 | 19:42 WIB
TUGAS GANDA: Yann Motta menjalani sesi latihan Arema FC di ARG Soccer Field Lawang, pada Rabu lalu (16/7).
TUGAS GANDA: Yann Motta menjalani sesi latihan Arema FC di ARG Soccer Field Lawang, pada Rabu lalu (16/7).

KABUPATEN - Berpotensi bermain di luar posisi natural saat BRI Super League 2025/2026 tidak membuat Yann Motta khawatir. Mantan pemain Persija Jakarta itu siap menjalani peran sebagai pemain yang multi posisi. Motta tidak mempermasalahkan harus bermain di lini tengah atau bahkan striker saat dibutuhkan. 

”Saya ingin selalu bisa membantu tim dan pelatih,” katanya. Baginya yang terpenting Arema FC bisa mendapatkan kemenangan. Dia memilih bergabung Singo Edan dengan tujuannya tersebut.

Sebelumnya, pemain asing asal Brasil itu memainkan tiga posisi berbeda saat Piala Presiden 2025. Dia bermain sebagai center back, gelandang bertahan, dan full back kanan.

Saat menghadapi Liga Indonesia All Star, Motta sempat bermain di lini tengah. Sebelum kemudian kembali bermain di jantung pertahanan menemani Thales Lira. Sedangkan pada laga kedua melawan Oxford United, dia bermain 45 menit sebagai bek sayap kanan. 

Perubahan posisi pemain berusia 25 tahun itu rupanya sudah diperlihatkan saat Arema FC menggelar latihan rutin dua pekan terakhir. Berdasar pantauan wartawan koran ini, Motta kerap ditempatkan di lini tengah saat sesi mini games. Dalam berbagai kesempatan, dia juga ditaruh di bek sayap kanan.

Menurutnya, bermain sebagai gelandang tengah dan bek sayap bukan pertama kali terjadi dalam kariernya. Saat bermain di klub sebelumnya, dia sempat diminta bermain di luar posisi aslinya. Contohnya, saat berkostum Persija Jakarta sempat bermain sebagai gelandang. 

Motta menjelaskan, tidak kesulitan menjalankan peran tersebut. Itu karena, dia dibantu tim pelatih untuk beradaptasi bermain di banyak posisi. ”Coach (Marcos Santos) memberikan arahan supaya saya perlahan menguasai peran sebagai gelandang tengah dan bek sayap,” katanya.   

Selain itu, secara pribadi dia juga mempersiapkan diri. Mulai dari belajar hal-hal yang berhubungan dengan gelandang atau bek sayap. Lalu berdiskusi dengan pemain di lini tengah. 

Di tempat terpisah, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro menyampaikan kemampuan yang dimiliki Motta dapat membantu Singo Edan. Itu karena, dibutuhkan saat tim sedang kekurangan pemain akibat cedera ataupun larangan bertanding. ”Dia (Motta) punya kualitas bermain di berbagai posisi,” ujar dia. 

Menurutnya, kemampuan itu tidak dimiliki semua pemain. Umumnya, performa pemain kurang stabil saat bermain di luar posisi asli. Kondisi tersebut dilihat penggawa Singo Edan era Galatama itu tidak berlaku untuk Motta.

Harapannya, kemampuan tersebut dapat membantu Arema FC mengarungi kompetisi BRI Super League 2025/2026. Dia percaya, bisa jadi solusi dari masih absennya Pablo Oliveira. Sekaligus menambal kepergian Achmad Maulana saat kembali mendapat panggilan Timnas. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
#Arema FC #BRI Super League 2025/2026 #yann motta #Singo Edan #Liga Indonesia All Star