Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Brasil nya ASEAN? Tom Byer: Sepak Bola Indonesia Penuh Drama

A. Nugroho • Jumat, 1 Agustus 2025 | 17:12 WIB
SERU: Kritik pedas Tom Byer untuk Timnas Indonesia
SERU: Kritik pedas Tom Byer untuk Timnas Indonesia

RADAR MALANG - Laga final Piala AFF U-23 2025 yang mempertemukan Timnas Indonesia U-23 dengan Vietnam U-23 berakhir pilu untuk publik sepak bola tanah air. Digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (29/7/2025), harapan tinggi untuk mengangkat trofi harus pupus setelah Vietnam mencetak satu-satunya gol di menit ke-37 lewat aksi Nguyen Cong Phuong.

 

Pertandingan yang sejak awal diprediksi bakal berlangsung sengit itu memang menyajikan tensi tinggi. Namun, hasil akhir tetap membuat kekecewaan membekas, terutama karena laga ini berlangsung di kandang sendiri, di hadapan puluhan ribu suporter yang tak berhenti bersorak hingga peluit panjang dibunyikan.

 

Usai kekalahan, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, langsung angkat bicara. Lewat akun X miliknya, dia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain, pelatih, dan ofisial atas perjuangan mereka sepanjang turnamen. Ucapan itu juga ia tujukan kepada suporter yang setia mendampingi perjuangan skuad Garuda Muda dari fase grup hingga final.

Namun, pernyataan tersebut justru memancing reaksi nyinyir dari netizen. Beberapa menganggap ucapan itu terlalu normatif, sementara lainnya menyayangkan minimnya evaluasi mendalam dari petinggi federasi.

 

Yang lebih mengejutkan, respons tak mengenakkan datang dari sosok yang pernah berkecimpung langsung dalam pembinaan sepak bola Indonesia, Tom Byer. Pria asal Amerika Serikat yang dikenal sebagai pakar pembinaan usia dini ini melempar respons sarkastik dengan emotikon tertawa dan meledek di unggahan Erick Thohir.

Bukan cuma kali ini Tom mengomentari sepak bola Indonesia. Beberapa waktu lalu, setelah Timnas senior dibantai Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Tom secara terbuka menuliskan, “Saya sudah mencoba di Indonesia, tetapi politiknya terlalu melelahkan. Indonesia seharusnya menjadi Brasil di Asia Tenggara. "

 

Sebuah kalimat yang menampar, namun sulit disangkal. Di atas kertas, Indonesia memang punya potensi besar. Talenta muda bertebaran, basis suporter luar biasa, dan fasilitas yang terus berkembang. Tapi entah mengapa, drama demi drama seolah tak pernah absen. Dari urusan federasi, naturalisasi, hingga keputusan teknis yang membingungkan.

 

Kritik Tom Byer mungkin terdengar pedas, tapi bukan tanpa dasar. Dia pernah merasakan langsung bagaimana susahnya menembus sistem yang terjebak dalam banyak kepentingan. Ketika negara lain melaju dengan arah yang jelas, Indonesia justru terjebak dalam pusaran tarik-menarik kepentingan yang kerap menjegal langkah sendiri.

 

Kini, pasca kegagalan di Piala AFF U-23, pekerjaan rumah semakin menumpuk. Dengan Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 tinggal sebulan lagi, harapan publik tak hanya sebatas perbaikan performa. Mereka ingin perubahan nyata. Bukan hanya di lapangan, tapi juga di balik meja dan ruang rapat federasi.

 

Brasil-nya ASEAN? Bisa jadi. Tapi selama sepak bola Indonesia masih penuh drama, julukan itu tampaknya hanya akan menjadi mimpi yang terus tertunda. (bal)

Editor : A. Nugroho
#kualifikasi piala dunia 2026 #Timnas Indonesia #kritik #erick thohir #tom byer