Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Andalkan Bola Mati Untuk Curi Gol, Arema FC Memburu Tiga Poin Nanti Sore

A. Nugroho • Sabtu, 16 Agustus 2025 | 16:18 WIB

 

MAKSIMALKAN PELUANG GOL: Center Back Arema FC Yann Motta (kanan) menanduk bola dalam sesi latihan di Stadion Kanjuruhan beberapa waktu lalu.
MAKSIMALKAN PELUANG GOL: Center Back Arema FC Yann Motta (kanan) menanduk bola dalam sesi latihan di Stadion Kanjuruhan beberapa waktu lalu.
 

 

JOGJAKARTA – Tim pelatih Arema FC enggan terlena dengan kemenangan besar lawan PSBS Biak, 11 Agustus lalu. Marcos Santos dan asisten pelatih terus mengasah finishing pemain jelang laga lawan PSIM Jogjakarta hari ini (15.30 WIB). Usaha itu sebagai cara tim untuk membawa pulang tiga poin dari Stadion Sultan Agung Bantul. 

 

Salah satu aspek mencetak gol yang terus diasah Arema FC dalam tiga hari terakhir adalah memanfaatkan bola mati. Dendi Santoso dan kawan-kawan menjajal beberapa skema saat mendapat tendangan sudut, tendangan bebas. Mulai dari dekat area kotak penalti dan yang jauh.

 

Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menjabarkan, kesempatan mencetak gol melalui bola mati tidak bisa dikesampingkan. Meski pada laga sebelumnya, Dalberto Luan Belo dan Valdeci Moreira berhasil cetak tiga gol dari skema open play. Itu karena, peluang membobol gawang lawan cukup besar dari situasi itu.

 

”Selama menjadi pelatih, saya ingin tim selalu memanfaatkan bola-bola mati,” katanya. Menurutnya, klub-klub di Liga Brasil dan Eropa sudah lama memberi perhatian khusus ke skema mencetak gol tersebut. Bahkan, ada yang merekrut pelatih khusus untuk mengasah set piece tim.

 

Pelatih asal Brasil itu menjabarkan, peluang mencetak gol melalui bola mati tidak sekadar lahir saat eksekusi langsung. Lebih jauh, tim juga berpotensi mencetak gol setelah set piece ke gawang lawan dihalau. Kesempatan itu lahir melalui second ball.  

 

”Contohnya, gol ketiga Dalberto lawan PSBS,” katanya. Pemain asal Brasil membobol gawang lawan setelah mendapatkan bola liar setelah lawan menghalau umpan silang. Terlepas dari itu, Marcos melihat Arema FC mempunyai kemampuan memanfaatkan aspek tersebut. Memiliki pemain yang kuat duel udara dan eksekutor tendangan bebas yang baik.

 

”Kami berupaya membuat (finishing) tim lebih baik lagi di laga nanti,” katanya.. Berdasar analisisnya, PSIM solid saat bertahan. Itu menyusul, berhasil nirbobol saat bertandang ke kandang Persebaya Surabaya. Center back Yusaku Yamadera menjadi pemain baling banyak melakukan intersep pada pekan pertama kompetisi.

 

Di tempat terpisah, Valdeci Moreira mengatakan, terus mengasah kemampuannya dalam mengirim umpan. Sekaligus memanfaatkan tendangan bebas. Dia menyadari, dari dua momentum tersebut Arema FC bisa meraih kemenangan.

 

”Saya ingin memberi kontribusi maksimal saat dapat peluang mencetak gol,” katanya. Pemain asal Brasil belum puas dengan torehan gol saat lawan PSBS Biak. (zan/gp)

 

 

Editor : A. Nugroho
#Arema FC #arema vs psim #Marcos Santos #Tiga Poin #Strategi