Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pecatur Kota Malang Diandalkan Raih Medali di POMNAS XIX

A. Nugroho • Minggu, 7 September 2025 | 16:46 WIB

 

DIHARAPKAN ON FIRE: Pecatur asal Kota Malang Nayaka Budi Dharma (kanan) bertanding dalam ajang Fujairah Global Chess Championship 2025 beberapa waktu lalu.
DIHARAPKAN ON FIRE: Pecatur asal Kota Malang Nayaka Budi Dharma (kanan) bertanding dalam ajang Fujairah Global Chess Championship 2025 beberapa waktu lalu.

KOTA MALANG - Atlet Catur Kota Malang berupaya menambah capaian prestasi di berbagai kejuaraan. Salah satunya di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) 2025. Empat Pecatur Kota Malang akan bergabung dengan tim Jawa Timur dalam ajang tersebut.

 

Sebelumnya, tiga Pecatur Kota Malang masuk tim Jatim setelah berhasil lolos melalui tahap seleksi. Di antaranya Fernanda Agus Saputra, Nisriina Almaas dan Faza Khoiri. Sementara satu pecatur langsung mewakili Jawa Timur adalah Nayaka Budi Dharma.

 

Pelatih Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Malang Iqra Moesa Putra mengungkapkan, pemilihan keempatnya didasarkan pada performa dan kemampuan mereka saat bertanding. Untuk tiga atlet yang melalui proses seleksi, merupakan pecatur yang meraih medali di Porprov IX Jatim 2025. ”Ketiganya dapat emas, Fernanda perorangan putra, Nisriina perorangan putri, sementara Faza di ganda campuran,” ujar dia.

 

Sementara untuk Nayaka sendiri merupakan atlet Internasional Master. Dia banyak menjuarai perlombaan nasional maupun internasional. Karena capaian itu, dia otomatis ikut mewakili kontingen Jawa Timur.

 

Iqra menjabarkan, peluang anak asuhnya meraih medali di POMNAS 2025 nanti tidak semudah membalikkan telapak tangan. Itu menyusul, harus menghadapi atlet Jawa Barat, Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Berdasar pengamatannya, Jawa Timur merupakan tim unggulan keempat.

 

Meski begitu, dia percaya atletnya bisa tampil dengan performa maksimal. Khususnya Nayaka. Dia optimistis, pecatur bisa meraih medali emas karena mempunyai jam terbang bertanding yang tinggi.

 

Terkait dengan latihan, Iqra mengungkapkan, atletnya berlatih secara mandiri. Pecatur Kota Malang membantu apabila membutuhkan latihan tanding. Baru setelah itu, ikut pemusatan latihan di Surabaya untuk mempersiapkan POMNAS September nanti. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
#POMNAS XIX #atlet catur #Medali #malang #Catur