Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dua Atlet Kota Batu Bersaing di 76 Indonesian Downhill URBAN 2025

Galih R Prasetyo • Minggu, 14 September 2025 | 11:30 WIB

 

SERU: Peserta 76 Indonesian Downhill (IDH) URBAN 2025 fokus menaklukkan beragam obstacle buatan sebelum akhirnya finish, Sabtu (13/9).
SERU: Peserta 76 Indonesian Downhill (IDH) URBAN 2025 fokus menaklukkan beragam obstacle buatan sebelum akhirnya finish, Sabtu (13/9).

PASURUAN- Setelah vakum selama enam tahun,  kembali bergulir Sabtu lalu (13/9). Berlangsung di Desa Ngadiwono, Kabupaten Pasuruan, ajang itu mempertandingkan 12 nomor. Di antaranya, Men Elite, Men Junior, Women Open, Men Youth, hingga kelas Men Master E, D, C, B, A, dan Sport C, B, A.

 Dalam ajang itu, dua downhiller Kota Batu tampil impresif. Hildan Afosma dan Fajar Abdul Rahman unjuk gigi di kelas yang mereka ikuti. Hildan menempati urutan ketiga di nomor Men Elite. Atlet dari Tim Katana itu mencatatkan waktu 1 menit 57,071 detik.

 Dia bersaing dengan dua pembalap nasional. Di antaranya, Andy Prayoga yang keluar sebagai yang tercepat di sesi seeding run. Lalu Agung Prio Apriliano dari D-One Factory Team berada di urutan kedua dengan waktu 1 menit 54,797 detik.

 Sedangkan di nomor Men Junior pembalap Kota Batu Fajar Abdul Rahman bekerja keras. Dia menempati urutan kedua dengan catatan waktu 2 menit 2,090 detik. Bersaing dengan M. Bagus Refansha dan Dimas Aradhana.

 Para downhiller Kota Apel itu menyelesaikan lintasan sepanjang 1,1 kilometer yang berada di ketinggian 1.800 mdpl di Lereng Gunung Bromo. Menaklukkan trek yang melintasi permukiman penduduk Desa Ngadiwono dengan kecepatan penuh. Meliuk-liuk di antara deretan rumah warga dan menaklukkan beragam obstacle buatan sebelum akhirnya sampai finish.

 Event Director 76 IDH URBAN Aditya Nugraha mengatakan, performa yang diperlihatkan para downhiller di sesi seeding run Sabtu (13/9) sesuai harapan penyelenggara. Mengedepankan konsep sportainment yang menghibur, selaras dengan konsep 76 IDH URBAN untuk menghadirkan aksi-aksi seru dari para downhiller yang bisa disaksikan langsung masyarakat lebih dekat.

 ”Kejuaraan 76 IDH URBAN ini memang bukan hanya menekankan pada sport competition saja. Tapi juga mengedepankan sisi entertainment, baik dari sisi penonton dan masyarakat sekitar, maupun juga untuk peserta supaya ada refreshing,” katanya. Menurutnya, jalannya lomba lebih fun, banyak peserta yang perform dengan sangat baik.

 Dalam sisi sportainment, 76 IDH URBAN di waktu yang sama juga menggelar lomba jump contest untuk para peserta. Mereka ditantang untuk melakukan lompatan melewati obstacle khusus. Peserta mampu melakukan lompatan terjauh yang akan jadi pemenangnya. ”Semoga ajang ini akan terus membawa manfaat positif bagi perkembangan dan prestasi downhill ke depannya,” tutup Aditya. (zan/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
#Indonesian Downhill #atlet kota batu #downhill #olahraga ekstrem #balap sepeda