ATLET IBCA-MMA Kota Malang tidak berlibur lama setelah kejuaraan. Satu pekan setelah penyelenggaraan Porprov IX Jatim 2025, langsung menjalani latihan. Itu bertujuan untuk menjaga atlet dalam kondisi terbaik.
Wakil Ketua Indonesia Bela Diri Campuran Amatir-Mixed Martial Arts (IBCA-MMA) Kota Malang Sendik Giantoro mengatakan, atletnya dilarang untuk berlibur terlalu lama. Itu karena, performa atlet akan menurun drastis saat tidak dijaga. Alhasil harus terus melakukan latihan. ”Karena itu (intensitas latihan tidak turun) kami latihan lima kali dalam satu pekan, mulai Senin sampai Jumat,” katanya.
Terkait dengan menu latihan yang dijalani, tidak berbeda jauh saat persiapan Porprov IX Jatim 2025 lalu. Di antaranya latihan fisik, teknik, dan latih tanding. Terkait dengan durasi latihan, Sendik menjabarkan, anak asuhnya berlatih dengan durasi satu sampai dua jam. Waktu tersebut cukup ideal bagi atletnya yang sekarang sedang aktif bersekolah. Karena atlet tetap mendapatkan waktu istirahat yang cukup.
Dia menjelaskan, tujuan dari terus latihan adalah mempersiapkan kejuaraan pada akhir tahun nanti. Menurutnya, akan ada Kejurprov Jatim 2025. Meski belum diketahui tanggal dan bulan pasti, ajang tersebut diharapkan diikuti anak asuhnya. Selain itu, kondisi atlet yang prima bisa dimanfaatkan untuk mengikuti kejuaraan terbuka. Mereka dapat mengasah kemampuan dan menjajal peluang mereka meraih medali. ”Lewat kejuaraan itu, jadi modal menambah jam terbang dan menambah raihan prestasi atlet,” katanya.
IBCA-MMA Kota Malang berencana ambil bagian di kejuaraan kelas open. Mulai dari Kejuruan Kota (Kejurkot) sampai turnamen terbuka tingkat nasional. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho