RADAR MALANG - Stefanus Joan dan kawan-kawan bakal melakoni 14 seri sepanjang kompetisi reguler Pro Futsal League (PFL) musim ini. Selama waktu itu, Unggul FC Malang bakal banyak bermain di Tangerang. Itu menyusul, GOR Nambo Jaya di Tangerang ditunjuk menjadi venue laga dalam enam seri PFL.
Pada putaran pertama kompetisi, ada lima seri. Mulai pekan ke-3 sampai pekan ke-7 PFL. Lalu pada putaran kedua, GOR Nambo Jaya jadi venue laga pada pekan ke-14 PFL.
Berdasar informasi yang digali wartawan koran ini, situasi itu baru pertama kali terjadi. Sebelumnya, paling banyak satu kota menjadi tuan rumah PFL adalah empat seri. Itu terjadi pada musim 2023/2024 di Tegal.
Manajer Unggul FC Malang Usa Laksono menjabarkan, tidak mempersoalkan kondisi tersebut. Pemain tim sudah sering dan terbiasa menjalani laga away selama ini. ”Kami selalu siap bermain di tempat mana saja,” ujar dia.
Usa melihat, menggelar banyak pertandingan di Tangerang juga bukan hal yang buruk. Mereka bisa melakukan perjalanan dengan efisien tanpa harus melakukan transit. Transportasi dari Malang ke Tangerang pilihannya juga cukup banyak.
Dia melihat pihak Federasi Futsal Indonesia (FFI) memiliki pertimbangan matang memilih Tangerang sebagai tempat menggelar seri terbanyak PFL. Menurutnya, telah mempertimbangkan kesiapan venue, akomodasi perjalanan sampai kualitas lapangan.
Meski begitu, Usa melihat seri yang digelar secara beruntun dalam satu tempat mempunyai tantangan. Salah satunya, tim harus memutuskan apakah memilih tetap di Tangerang atau pulang pergi dari Malang ke Tangerang. ”Kami sekarang lebih fokus mempersiapkan pertandingan selanjutnya,” katanya.
Harapannya, konsentrasi tim tidak terpecah untuk saat ini. Alasannya, ke depan menjalani laga tidak mudah pada. Menghadapi Halus FC dan Bintang Timur Surabaya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho