SLEMAN - Misi juara Arema FC Women di Piala Pertiwi putaran nasional masih terjaga. Itu menyusul, mereka berhasil lolos ke babak delapan besar sebagai juara grup kemarin. Ongis Nade Kodew menutup fase penyisihan grup dengan mengalahkan wakil Kalimantan Barat.
Bermain di Lapangan UII Sleman, Jogjakarta, anak asuh Nanang Habibie berhasil menang dengan skor 4-0. Capaian itu membuat Arema FC Women sukses unbeaten selama babak penyisihan grup. Dua laga sebelumnya, mengalahkan wakil Jakarta dan bermain imbang saat melawan tim asal Jawa Tengah. Total menciptakan 14 gol dan kemasukan dua gol.
Lolos dari babak penyisihan grup Piala Pertiwi nasional tidak pertama terjadi. Ongis Nade Kodew merasakan hal serupa dalam gelaran Piala Pertiwi beberapa tahun lalu. Tapi, saat itu belum berhasil menjadi juara.
Pelatih Kepala Arema FC Women Nanang Habibie berharap para pemainnya bermain bagus di babak delapan besar nanti. Menurutnya, hasil positif di babak penyisihan grup harus jadi modal tampil percaya diri. Itu karena, Sabrina Mutiara Firdaus cs sukses melewati berbagai tantangan selama kejuaraan.
Mulai dari kehilangan beberapa pemain pilar jelang turnamen, menjalani persiapan hanya sepekan. Saat kompetisi menghadapi lawan tangguh dengan jadwal per-laga yang kurang ideal.
Pelatih kerap disapa Pepe itu menjabarkan, tidak pilih-pilih lawan di babak delapan besar. Anak asuhnya, siap bertanding dengan tim manapun. Baginya selalu ada acara untuk mendapatkan hasil bagus di Piala Pertiwi babak nasional 2025.
”Sekarang kami harus fokus bersiap. Supaya saat pertandingan dapat hasil bagus (menang),” terang pelatih asal Banyuwangi itu. Dia memprediksi tantangan untuk pemainnya di babak delapan besar akan lebih tinggi. Itu menyusul, menghadapi tim-tim yang sebelumnya mampu bersaing untuk lolos dari fase grup.
Pepe menjabarkan, tidak ada euforia berlebihan setelah melaju ke delapan besar. Itu menyusul, target menjadi juara belum terwujud untuk sekarang. Dia percaya, dengan progres bagus dari para pemain, Ongis Nade Kodew berpeluang jadi yang terbaik. (gp)
Editor : A. Nugroho