MEDALI perak yang didapatkan Atlet Selam Kota Batu Nafa Amadea di Kejuaraan Finswimming Asia Tenggara 2025 tidak sekadar menambah catatan prestasi. Capaian itu, juga membuka jalan untuknya berlaga di kejuaraan internasional yang lebih besar.
Nafa menjelaskan, Pengurus Besar (PB) Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) selalu melakukan seleksi ketat kepada atlet-atlet terbaik dari Indonesia. Tak terkecuali Nafa yang pernah meraih perak di PON Aceh 2024. Berangkat prestasi itu, dia terpilih mewakili Indonesia di Finswimming Asia Tenggara 2025.
”Saya sempat mengira tidak berangkat karena tidak ada informasi. Namun dua pekan sebelum lomba saya baru mendapatkan panggilan berangkat,” katanya. Dengan waktu yang mepet itu, dirinya mempersiapkan latihan nomor biffin atau selam menggunakan dua sirip kaki. Sembari membagi waktunya sebagai guru SMP.
Di event tersebut, Nafa turun di tiga kategori. Yakni 50 Meter Bifin, Estafet Bifin Mix dan 200 Meter Bifin Putri. Untuk nomor estafet Bifin Mix, dia berhasil membawa medali perak bersama tiga atlet dari Jawa Barat.
Meski hanya meraih satu medali, capaian tersebut bisa menjadi modal bagus untuk Nafa. Terlebih, sudah kali keempat dia berkompetisi di ajang internasional. Selain itu, Nafa juga berhasrat untuk mewakili Jawa Timur di event nasional.
Target utamanya menembus skuad inti selam untuk PON 2028 mendatang. Dia bertekad meningkatkan capaian dari medali perak ke emas. ”Baru tahun depan saya persiapkan agar bisa kembali dipanggil Jatim untuk PON edisi mendatang,” pungkasnya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho