PEMANDANGAN adem terjadi sebelum laga Arema FC melawan Persik Kediri, kemarin. Aremania mengawal bus penggawa Macan Putih dari hotel tempat menginap menuju Stadion Kanjuruhan. Aksi itu merupakan komitmen pendukung Singo Edan menjaga laga bertajuk derby Jatim itu berlangsung aman dan nyaman.
Koordinator Lapangan Aremania Ilyas Ragil Purnomo menjabarkan, pengawalan bus tim tamu sudah direncanakan sejak Arema FC kembali berkandang di Malang. Pihaknya ingin tim yang akan bertanding di Stadion Kanjuruhan mendapatkan sambutan positif. Salah satu wujudnya dengan memberikan pengawalan sebelum dan sesudah laga.
”Ini juga demi kenyamanan tim yang datang (tamu) juga. Tidak etis apabila sebelum bermain harus menaiki kendaraan rantis,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Malang. Pria yang akrab disapa Ipung itu menjelaskan, pengawalan bus Persik tersebut sudah dilakukan sejak Sabtu pagi (10/1). Aremania mengawal bus Persik dari Bendungan Lahor, Karangkates, Sumberpucung sampai tiba di hotel wilayah Kepanjen.
Baru setelahnya, kembali melakukan pengawalan khusus bersama Polres Malang dari hotel menuju stadion Kanjuruhan. Selama proses pengawalan itu, dia bersyukur tidak ada kendala berarti. Pemain Persik sampai venue laga dengan lancar dan aman.
Ipung menyebut, pengawalan tersebut dilakukan bersama 50 Aremania yang berada di bagian korlap. Jumlah tersebut tidak termasuk Aremania yang datang secara sukarela. Dia menyebut, setidaknya lebih dari 20 Aremania yang ikut berpartisipasi.
Pengawalan bus tim tamu akan terus dilakukan ke depan. Termasuk, mengawal bus tim Persebaya Surabaya saat bertandang ke Stadion Kanjuruhan. ”Penggemar Persebaya juga mengawal bus Arema FC saat di Gelora Bung Tomo. Kami juga harus menyambut baik mereka jika (laga kedua tim) dipastikan digelar di sini,” tandasnya. (zan/gp)
Editor : Aditya Novrian