RADAR MALANG - Manchester United memasuki fase transisi penting setelah Casemiro diproyeksikan meninggalkan Old Trafford di akhir musim 2025/2026. Peran gelandang bertahan yang selama ini menjadi jangkar lini tengah Setan Merah membutuhkan figur baru dengan karakter, kualitas, dan kepemimpinan yang mumpuni.
Manajemen klub dilaporkan tengah mempertimbangkan sejumlah nama potensial yang dinilai mampu mengisi kekosongan tersebut:
Setidaknya ada 5 nama yang mulai dibicarakan bakal dibidik MU. Mulai dari Manuel Locatelli, Sandro Tonali, Adam Wharton, Elliot Anderson, dan Carlos Baleba.
Masing-masing pemain ini menawarkan profil berbeda, mulai dari pengalaman elite hingga potensi jangka panjang yang menjanjikan.
Manuel Locatelli – Stabilitas dan Pengalaman dari Juventus
Manuel Locatelli menjadi salah satu opsi paling realistis bagi Manchester United. Gelandang Italia berusia 28 tahun ini telah membangun reputasi solid bersama Juventus, tampil konsisten di Serie A maupun kompetisi Eropa. Lahir di Lecco pada 8 Januari 1998 dengan tinggi 186 cm, Locatelli beroperasi sebagai gelandang bertahan sekaligus pengatur tempo permainan.
Keunggulan utama produk akademi Atalanta yang sempat memperkuat AC Milan ini terletak pada ketenangan dalam menguasai bola, akurasi umpan progresif, serta kemampuan membaca permainan.
Selain itu, nilai transfernya relatif lebih terjangkau dibanding target lain. Berkisar 20-25 juta pounds. Ini menjadikannya pilihan strategis bagi United yang ingin memperkuat lini tengah tanpa biaya berlebihan.
Sandro Tonali – Gelandang Modern dengan Mobilitas Tinggi
Sandro Tonali, yang kini membela Newcastle United, merupakan gelandang serbaguna yang mampu berperan sebagai pemutus serangan sekaligus penghubung transisi ke lini depan.
Lahir di Lodi pada 8 Mei 2000 dengan tinggi 181 cm, Tonali dikenal karena kerja keras, stamina, dan kecerdasan taktisnya.
Pengalaman bermain di Premier League menjadi nilai tambah besar, karena ia sudah terbiasa dengan intensitas dan fisik liga Inggris.
Kombinasi kemampuan bertahan dan kreativitas menjadikannya kandidat kuat untuk menggantikan peran Casemiro dengan pendekatan yang lebih dinamis.
Faktor harga tampaknya jelas menjadi perhatian serius. Newcastle tentu tak akan melepas Tonali dengan harga miring. Tak kurang, MU harus menyediakan dana segar 80-90 juta pounds bila menginginkan jasanya. Apalagi banyak klub lain yang juga berminat pada eks gelandang AC Milan ini.
Adam Wharton – Playmaker Masa Depan dari Crystal Palace
Adam Wharton muncul sebagai prospek muda paling menarik dalam daftar ini. Gelandang Crystal Palace berusia 20 tahun tersebut berposisi sebagai deep-lying playmaker dengan visi permainan yang luar biasa.
Lahir di Blackburn pada 6 Februari 2004 dan bertinggi 182 cm, Wharton memiliki kontrol bola halus serta kemampuan mendistribusikan umpan progresif yang memecah pertahanan lawan.
Meski masih muda, kematangannya dalam membaca permainan membuatnya layak dipertimbangkan sebagai investasi jangka panjang bagi skuad Setan Merah. Ia cocok dipasangkan dengan Kobbie Mainoo untuk menciptakan keseimbangan lini tengah.
Elliot Anderson – Energi Box to Box yang Konsisten
Elliot Anderson, yang saat ini bermain untuk Nottingham Forest, menawarkan profil gelandang box-to-box modern.
Lahir di Newcastle pada 6 November 2002 dengan tinggi 180 cm, Anderson dikenal memiliki tenaga tak kenal lelah, agresivitas dalam pressing, serta kemampuan membawa bola dari lini tengah ke area berbahaya lawan.
Fleksibilitas taktisnya memungkinkan ia beradaptasi dalam berbagai formasi, termasuk skema 4-2-3-1 atau 4-3-3. Karakter bermainnya yang intens menjadikannya kandidat menarik bagi United yang ingin lini tengah lebih dinamis dan berdaya juang tinggi.
Carlos Baleba – Gelandang Agresif yang Paling Mirip Casemiro
Carlos Baleba dari Brighton & Hove Albion dianggap sebagai kandidat dengan profil paling mendekati Casemiro.
Lahir di Douala, Kamerun, pada 3 Januari 2004 dengan tinggi 182 cm, Baleba memiliki kekuatan fisik, agresivitas duel, dan kemampuan memutus aliran serangan lawan.
Selain bertahan, kompatriot Bryan Mbuemo di Timnas Kamerun ini juga piawai membawa bola keluar dari tekanan dan memulai transisi cepat. Meski performanya sempat naik turun, potensinya sebagai gelandang bertahan elit di Premier League sangat besar, terutama jika berkembang di klub sebesar Manchester United.
Hanya saja, Brighton tampaknya tak ingin kehilangan asetnya dengan harga rendah. Mereka kabarnya hanya akan menerima tawaran untuk Baleba di angka setidaknya senilai 70 juta pounds. Mengingat musim lalu, MU yang sudah datang dengan tawaran cukup tinggi akhirnya gagal meminangnya.
Siapa yang Paling Cocok untuk United?
Kelima pemain ini menawarkan karakter berbeda. Locatelli memberikan stabilitas berpengalaman, Tonali membawa keseimbangan modern, Wharton mewakili visi masa depan, Anderson menyuguhkan energi tanpa henti, sementara Baleba memiliki kemiripan paling dekat dengan gaya bermain Casemiro yang tangguh serta ulet dalam menggalang lini tengah.
Keputusan akhir Manchester United diperkirakan akan bergantung pada kebutuhan taktis pelatih, ketersediaan dana transfer, serta kesesuaian karakter pemain dengan budaya permainan di Old Trafford. Menarik ditunggu. (rm)
Editor : A. Nugroho