Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pelatih Tottenham Thomas Frank Dipecat, Nama-Nama Top Eks Premier League Berpeluang Masuk

A. Nugroho • Rabu, 11 Februari 2026 | 18:42 WIB
SELAMAT TINGGAL: Thomas Frank dipecat Tottenham Hotspur karena rentetan hasil buruk.
SELAMAT TINGGAL: Thomas Frank dipecat Tottenham Hotspur karena rentetan hasil buruk.

RADAR MALANG - Ketatnya persaingan di Liga Inggris kembali memakan korban. Kali ini, giliran Thomas Frank, pelatih Tottenham Hotspur yang dipecat. Pelatih 52 tahun asal Denmark ini dianggap tak mampu mengangkat performa tim London Utara.

Hingga pekan ke-26 Premier League, Spurs sudah menelan 11 kekalahan dan hanya menempati peringkat 16 klasemen. Posisi yang jelas jauh dari kata ideal mengingat kualitas pemain-pemain Tottenham yang sebenarnya tidak buruk-buruk amat.

Sayang, hasil buruk dalam 5 pertandingan terakhir seolah jadi pertanda kejatuhan Xavi Simons dkk. Tak ayal, Thomas Frank dianggap paling bertanggung jawab.

Terakhir, dini hari tadi (11/2), tim berjuluk The Lilywhites ini menelan kekalahan dari tim tamu, Newcastle United dengan skor 1-2.

Hasilnya, tak menunggu lama, sore ini manajemen Tottenham langsung mengumumkan pemecatan Thomas Frank.

"Klub telah mengambil keputusan untuk membuat perubahan dalam posisi Pelatih Kepala dan Thomas Frank akan pergi hari ini," tulis pernyataan di akun instagram resmi Tottenham Hotspur, spursofficial.

Dalam pernyataan tersebut, manajemen mengucapkan terima kasih kepada sang pelatih dan berharap sang pelatih bisa sukses di masa depan.

"Namun, hasil dan kinerja telah membuat Dewan menyimpulkan bahwa perubahan pada titik ini diperlukan," sebut pernyataan klub dalam unggahan tersebut.

Bukan Semata Salah Frank

Pelatih yang direkrut Juni 2025 lalu ini sebenarnya sempat menunjukkan sistem permainan yang menjanjikan di awal musim. Mengandalkan permainan cepat dan pressing tinggi, Tottenham sempat mencatatkan sejumlah kemenangan meyakinkan.

TAK MAKSIMAL: Solanke dan Xavi Simons tak mampu mengangkat performa Spurs di Premier League.
TAK MAKSIMAL: Solanke dan Xavi Simons tak mampu mengangkat performa Spurs di Premier League.

Seperti dua pertandingan awal liga, di mana Spurs mampu menaklukkan Burnley 3-0 dan Manchester City dengan skor 0-2. Performa mereka di Liga Champions juga cukup mengesankan.

Sayangnya, petaka datang bertubi-tubi. Sejumlah pemain andalan Thomas Frank cedera. Mohammed Kudus yang diandalkan sebagai gelandang serang cedera. Dia menyusul James Maddison dan Dejan Kulusevski yang juga harus menepi lebih dulu.

Lini serang mereka makin tumpul usai, Richarlison dan Lucas Bergvall yang punya determinasi tinggi di depan juga tak bisa diturunkan karena masalah cedera.

Tak hanya di depan, sektor belakang Spurs juga jauh dari ideal. Mereka nyaris tak mampu menurunkan kuartet yang sama di lini pertahanan. Selain akumulasi kartu, beberapa pemain andalan seperti Pedro Porro dan Destiny Udogie juga absen akibat cedera.

Pengganti Ideal

Sejumlah nama disebut-sebut bisa menggantikan posisi yang ditinggalkan Thomas Frank. Mulai dari pelatih lama Spurs seperti Mauricio Pochettino dan Ange Postecoglou. Hingga sejumlah nama seperti Xavi, Xabi Alonso, hingga eks pelatih Manchester United, Ruben Amorim.

Tak ketinggalan Enzo Maresca yang awal tahun ini juga mengakhiri pekerjaanya di Chelsea, jelas bisa jadi opsi yang dipertimbangkan.

Hanya saja, mengingat kondisi Spurs saat ini, tampaknya cukup sulit untuk mencari pelatih top yang mau bergabung di tengah musim.

Meski peluang jelas cukup terbuka, mengingat Spurs adalah klub yang punya ambisi besar dan ingin terus berada dalam persaingan di Premier League. Masak mau degradasi? (rm)

Editor : A. Nugroho
#Amorim #tottenham #premier league #spurs #Pelatih #Liga Inggris #maresca