PENYELENGGARAAN babak Playoff USC Futsal League Volume 4 resmi berakhir Sabtu lalu (7/2). Mbatu Sae dan Sparta FC dipastikan mengamankan tiket promosi ke fase reguler. Itu setelah finis sebagai dua tim teratas usai menjalani empat pertandingan.
Dalam babak playoff, Mbatu Sae tampil sebagai pemuncak klasemen dengan status unbeaten. Tim tersebut menyapu bersih empat laga dengan kemenangan. Sementara itu, Sparta FC berhasil lolos dari lubang jarum seusai mengandaskan Rooscha FC di laga pemungkas fase playoff.
Ketua Panitia USC Futsal League Novianus Arif Setiawan melihat, keberhasilan Mbatu Sae dan Sparta FC tidak dicapai dengan mudah. Menurutnya, tim tersebut memiliki persiapan yang matang sehingga meraih hasil positif. ”Itu terbukti dari Mbatu Sae yang belum terkalahkan dengan jumlah gol yang banyak,” katanya.
Menurutnya, kehadiran Mbatu Sae di Volume 4 memberi warna untuk USC Futsal League Volume 4. Mereka menjadi satu-satunya perwakilan Kota Batu. Dengan penampilan gemilang sepanjang babak playoff, tim tersebut diprediksi jadi kuda hitam di kompetisi nanti.
Baca Juga: USC Futsal League Volume 4 Hadirkan Turnamen Pramusim sebelum Kompetisi
Sementara itu, Arif menilai upaya Sparta FC untuk kembali tampil di babak reguler layak mendapat apresiasi. Pada musim sebelumnya, tim tersebut sempat terpuruk di zona degradasi. Meski sempat tampil inkonsisten, Sparta FC mampu bangkit dan mencatat hasil positif di dua laga terakhir babak playoff. ”Setelah ini, keduanya akan bersiap menatap turnamen pramusim yang dijadwalkan berlangsung pada April mendatang. (zan/gp)
Disunting Kembali: Diva Ayu Herdianasari
Editor : Aditya Novrian