PAMEKASAN - Arema FC gagal mengamankan tiga poin saat bertandang ke markas Madura United FC, Sabtu malam (21/2). Sempat unggul dua gol cepat di babak kedua, gol Jorge Mendonca tiga menit jelang laga tuntas membuyarkan harapan Singo Edan naik ke urutan ketujuh.
Adi Satryo dkk harus turun di peringkat sembilan dengan perolehan 31 poin. Harapan meraih kemenangan sebenarnya sudah nampak dari permainan menyerang Arema FC sejak menit awal.
Mereka tidak gentar ketika bermain di hadapan pendukung tim berjuluk Sape Kerrap. Sempat menguasai permainan selama 35 menit, Singo Edan justru harus kebobolan pada menit 45 melalui sepakan Jose Brandao Goncalves.
Tidak ingin pulang membawa tangan hampa, di interval kedua Arema FC melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Jayus Hariono dan Leo Guntara. Perubahan itu membuat serangan Singo Edan jauh lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.
Itu membuat Dalberto Luan Belo mampu mencetak gol cepat dari umpan Joel Vinicius pada menit 46. Empat menit berselang, giliran Joel Vinicius yang mencetak gol dari umpan Dalberto pada menit 50. Setelah itu, Arema FC sempat menguasai jalannya pertandingan sampai menit 80, sebelum kemudian tuan rumah banyak melancarkan serangan balik cepat.
Situasi itu kemudian berbuah malapetaka karena Madura United mampu mencetak gol tiga menit jelang laga bubar melalui Jorge Mendoca. Hasil seri ini membuang peluang SIngo Edan merangkak ke papan atas BRI Super League.
Sebab, Bhayangkara FC dan PSIM yang di urutan enam dan tujuh hanya mengoleksi 32 poin. Jika mereka mampu meraih tiga poin di laga tadi, Arema FC dipastikan akan naik ke urutan tujuh.
Upaya Singo Edan dalam merangkak ke posisi papan atas bakal semakin berat di laga selanjutnya. Sebab Singo Edan bakal menghadapi Borneo FC pada 26 Februari mendatang. Tim tersebut saat ini berada di peringkat tiga dengan koleksi 46 poin. (zan)i
Editor : Aditya Novrian