PENANTIAN panjang Pablo Oliveira merasakan pertandingan BRI Super League musim ini akhirnya berakhir Kamis lalu (26/2). Gelandang berkebangsaan Brasil itu kembali berlaga saat Singo Edan menghadapi Borneo FC Samarinda. Dia masuk ke lapangan pada menit 62 menggantikan Walisson Maia.
Laga comeback Pablo pada pekan ke-23 kompetisi campur aduk. Dia merasakan senang, sedih, dan peran baru dalam skema permainan tim. Pablo tidak bermain di posisi naturalnya sebagai gelandang bertahan.
Pemain bernomor punggung 32 itu bermain sebagai center back. Berduet dengan Hansamu Yama di jantung pertahanan tim. Saat bermain bersama mantan pemain Persija Jakarta itu, dia membuat tim tidak kebobolan seperti saat babak pertama laga.
”Saya sangat bangga dengan kembalinya Pablo. Dia berhasil menunjukkan penampilan yang bagus setelah lama tidak bermain,” kata Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos. Menurutnya, anak asuhnya itu mampu menunjukkan adaptasi pemulihan yang cepat. Setelah absen sembilan bulan, berhasil menyesuaikan diri dengan skema permainan tim.
Nakhoda berusia 46 tahun itu berharap Pablo bisa tampil tanpa mengalami kendala serius pada laga selanjutnya. Terus berproses untuk kembali dalam kondisi 100 persen. Menurutnya, saat sang pemain fit akan sangat menguntungkan Arema FC.
Marcos percaya, kembalinya Pablo akan menambah opsi pemain di lini tengah dan belakang Arema FC. Sebab, pemain bernomor punggung 32 itu bisa tampil multi posisi, seperti Matheus Blade, Julian Guevara, dan Betinho Filho. ”Keberadaannya akan sangat penting untuk mengarungi kompetisi di putaran kedua,” tandasnya. (zan/gp)
Editor : Aditya Novrian