alexametrics
21.3 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Obituari

Selamat Jalan Pak Tommy, Selamat Menuju Keabadian

Bagi saya, Bapak Bie Subianto (Tommy Tan), bukan sekadar mitra kerja. Meski Citra Kendedes Cake and Bakery adalah relasi setia Jawa Pos Radar Malang, namun saya merasakan hubungan ini lebih kepada hubungan kekeluargaan. Bahkan, saya juga menganggap beliau sebagai sosok seorang bapak. Meski dari segi keyakinan (agama) kami berbeda.

Pak Tommy adalah pebisnis dengan jiwa sosial tinggi. Sepanjang pengalaman bertahun-tahun bekerjasama dengan Pak Tommy, beliau tidak pernah menolak jika kami meminta bergabung dalam program kemaslahatan bagi masyarakat.

Sebulan lalu, takdir masih sempat mempertemukan kami. Dalam jamuan makan siang di salah satu resto, kami membahas banyak hal. Karena memang kangen lama tidak berjumpa, perjumpaan itu pun terasa sangat istimewa.

Di momen itu lah saya diberikan mobil operasional. Pak Tommy titip. Mobil tersebut untuk kemaslahatan umat. Mobil itu kemudian saya salurkan ke salah satu organisasi kemasyarakatan dan sosial di Lowokwaru, Kota Malang. Rencananya akan kami gunakan untuk ambulans. Sebab, saat ini kebutuhan akan hal tersebut makin tinggi. Dan makin banyak masyarakat yang membutuhkan.

Mobil itu saat ini tengah proses branding.

Tiga hari lalu, saya sempat berkirim pesan singkat ke Pak Tommy. Namun tak berbalas. Saya juga bertanya ke teman-teman di Citra Kendedes Cake and Bakery. Namun mereka bilang Pak Tommy bai-baik saja.

Dua hari lalu. Malam hari. Rekan di Citra Kendedes Cake and Bakery menginformasikan bahwa terkait mobil sosial, selanjutnya berhubungan dengannya. Bukan lagi dengan Pak Tommy. Firasat saya mulai tidak enak.

Benar saja. Kemarin pagi setelah rapat rutinan di halaman belakang kantor, kabar duka itu datang. Pak Tommy lebih disayang Tuhan. Takdir memintanya untuk menghadap Tuhan Yang Maha Esa.

Dengan saya, Pak Tommy memang berbeda keyakinan. Namun, seperti kata Ali bin Abi Thalib. Serta sering dikutip Gus Dur maupun Menag RI Yaqut CQ. Mereka yang tidak saudara dalam iman, adalah saudara dalam kemanusiaan.

Selamat jalan Pak Tommy. Suwargi langgeng.

Penulis: David Rahmat Hakiki (Staf Iklan Jawa Pos Radar Malang)

Bagi saya, Bapak Bie Subianto (Tommy Tan), bukan sekadar mitra kerja. Meski Citra Kendedes Cake and Bakery adalah relasi setia Jawa Pos Radar Malang, namun saya merasakan hubungan ini lebih kepada hubungan kekeluargaan. Bahkan, saya juga menganggap beliau sebagai sosok seorang bapak. Meski dari segi keyakinan (agama) kami berbeda.

Pak Tommy adalah pebisnis dengan jiwa sosial tinggi. Sepanjang pengalaman bertahun-tahun bekerjasama dengan Pak Tommy, beliau tidak pernah menolak jika kami meminta bergabung dalam program kemaslahatan bagi masyarakat.

Sebulan lalu, takdir masih sempat mempertemukan kami. Dalam jamuan makan siang di salah satu resto, kami membahas banyak hal. Karena memang kangen lama tidak berjumpa, perjumpaan itu pun terasa sangat istimewa.

Di momen itu lah saya diberikan mobil operasional. Pak Tommy titip. Mobil tersebut untuk kemaslahatan umat. Mobil itu kemudian saya salurkan ke salah satu organisasi kemasyarakatan dan sosial di Lowokwaru, Kota Malang. Rencananya akan kami gunakan untuk ambulans. Sebab, saat ini kebutuhan akan hal tersebut makin tinggi. Dan makin banyak masyarakat yang membutuhkan.

Mobil itu saat ini tengah proses branding.

Tiga hari lalu, saya sempat berkirim pesan singkat ke Pak Tommy. Namun tak berbalas. Saya juga bertanya ke teman-teman di Citra Kendedes Cake and Bakery. Namun mereka bilang Pak Tommy bai-baik saja.

Dua hari lalu. Malam hari. Rekan di Citra Kendedes Cake and Bakery menginformasikan bahwa terkait mobil sosial, selanjutnya berhubungan dengannya. Bukan lagi dengan Pak Tommy. Firasat saya mulai tidak enak.

Benar saja. Kemarin pagi setelah rapat rutinan di halaman belakang kantor, kabar duka itu datang. Pak Tommy lebih disayang Tuhan. Takdir memintanya untuk menghadap Tuhan Yang Maha Esa.

Dengan saya, Pak Tommy memang berbeda keyakinan. Namun, seperti kata Ali bin Abi Thalib. Serta sering dikutip Gus Dur maupun Menag RI Yaqut CQ. Mereka yang tidak saudara dalam iman, adalah saudara dalam kemanusiaan.

Selamat jalan Pak Tommy. Suwargi langgeng.

Penulis: David Rahmat Hakiki (Staf Iklan Jawa Pos Radar Malang)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/