Oleh: Farisa Putriana Dewi *
SIKAP peduli lingkungan masih menjadi hal yang sulit dilakukan oleh beberapa masyarakat Indonesia, hal ini ditandai dengan banyaknya masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan ke hilir sungai sehingga menyebabkan penumpukan sampah dan banjir di sekitaran wilayah tersebut. Cara meminimalisir agar hal tersebut tidak terjadi yaitu dengan mengembangkan sikap kepedulian lingkungan pada diri sendiri. Bentuk sikap kepedulian lingkungan yang dapat dilakukan seperti tidak membuang sampah sembarangan, menggunakan barang yang bisa didaur ulang, dan bisa juga dengan membentuk komunitas peduli lingkungan seperti halnya Pandawara Grup.
Pandawara Grup merupakan sebuah komunitas pemuda asal Bandung, Jawa Barat yang mendadak viral di sosial media Tiktok dengan aksinya membersihkan sampah yang menggenang di dalam got bahkan pada sungai-sungai besar di daerah Bandung. Adapun slogan yang dituliskan di dalam kolom bio sosial media Tiktok dan Instagram milik Pandawara Grup yaitu “bukan membersihkan tapi mengurangi.” Komunitas tersebut terdiri dari lima orang pemuda yaitu Muchamad Ikhsan, Gilang Rahma, Agung Permana, Rafly Pasya, dan Rifki Sa'dulah.
Ujar salah satu anggota Pandawara Grup di dalam video Instagram yang diunggah @ridwankamil pada Rabu (04/01/2023) mengungkapkan bahwa komunitas ini bermula karena resahnya para anggota Pandawara Grup terhadap banjir yang datang terus menerus. Setelah diusut penyebab bencana banjir itu terjadi karena adanya sampah yang menyumbat pembuangan air di got lingkungan rumahnya bahkan pada sungai-sungai besar di pinggir jalan.
Pakaian dan peralatan yang digunakan oleh Pandawara Grup cukup terbatas jika dilihat dari beberapa video unggahan sosial media Tiktok @pandawaragroup. Pakaian yang digunakan hanya sebatas celemek plastik dan sarung tangan karet serta peralatan pengangkut sampah berupa keranjang pakaian. Hal tersebut lantas menjadi perhatian netizen dengan menggiring sindiran kepada instansi pemerintah, ujar akun Tiktok @user8880435993211 pada salah satu video unggahan Pandawara Grup mengungkapkan “Ayo pak/buk pejabat, beri mereka fasilitas alat dan transportasi serta beri mereka apresiasi. Semoga banyak lagi masyarakat yang sadar untuk kebersihan.” Ungkapan tersebut didukung oleh 51.700 penyuka yang mana dapat diartikan bahwa banyak masyarakat yang mendukung pernyataan tersebut dan mengharapkan pemerintah untuk turun tangan memberikan apresiasi dan peralatan yang layak kepada Pandawara Grup.
Atas keramaian yang timbul pada sosial media Tiktok tersebut, tibalah saatnya Pandawara Grup di-notice oleh bapak Gubernur Jawa Barat yaitu bapak Ridwan Kamil. Pemberitahuan tersebut dimulai dari unggahan foto sosial media Instagram @ridwankamil pada Selasa (03/01/2023) yang memperkenalkan para anggota Pandawara dan memberikan pertanyaan kepada para netizen mengenai apresiasi apa yang pantas diberikan kepada Pandawara Grup. Esok harinya yaitu pada Rabu (04/01/2023) bapak Ridwan Kamil telah mengunggah sebuah video pertemuan singkat dengan Pandawara Grup. Pada pertemuan tersebut bapak Gubernur Jawa Barat menyampaikan apresiasi kepada Pandawara Grup dan menraktir makan siang dan bersih-bersih wajah serta rambut agar kinclong ujarnya. Adapun beberapa dukungan yang diberikan oleh bapak Gubernur Jawa Barat ini untuk Pandawara Grup yaitu memberikan peralatan seperti perahu karet dan mobil kerja guna mengangkut plastik-plastik sampah yang telah dikumpulkan.
Berdasarkan laporan yang diunggah di dalam sosial media Instagram @pandawaragroup pada Sabtu (24/12/22) menyebutkan bahwa pada tahun 2022 tim Pandawara telah menjelajahi 78 sungai yang mencangkup sungai besar, sungai kecil, serta got dan berhasil mengumpulkan sebanyak 4.511 kantong sampah dengan berat sampah yang terhitung mencapai 27.066 kilogram. Atas aksi kepedulian tersebut Pandawara Grup dinobatkan menjadi Tiktok Local Heroes 2022 pada acara Year on Tiktok 2022.
Kisah Pandawara Grup pada saat ini masih menjadi inspirasi banyak masyarakat dengan pesan bahwa semua lapisan masyarakat di Indonesia baik perempuan atau laki-laki, muda atau tua, miskin atau kaya, orang berkepentingan atau tidak harus lebih sadar mengenai sikap kepedulian lingkungan dan kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya. Dengan adanya lingkungan yang bersih maka bencana banjir akan dapat diminimalisir dan akan menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas penyakit. Jika kita sadar terhadap kepedulian lingkungan, maka kita sebagai makhluk sosial juga tidak akan memberatkan kepada salah satu pihak saja namun akan dapat mengatasi masalah lingkungan secara bersama-sama.
Hal ini sesuai dengan harapan yang ditulis pada keterangan postingan sosial media tiktok @pandawaragroup pada Selasa (03/01/2023) yaitu “2023 dengan kesadaran yang lebih baik lagi”. Oleh karena itu, mari kita sebagai warga negara Indonesia sama-sama bekerja untuk mewujudkan negeri yang bebas sampah. (*)
*Mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (Universitas Muhammadiyah Malang)
Editor : Mardi Sampurno