KOTA BATU – Tertarik dengan sistem pembelajaran di Indonesia, Kementerian Pendidikan Afghanistan mendatangi Kota Batu. Mereka berkeliling ke beberapa sekolah untuk melihat inovasi pembelajaran di beberapa sekolah berbasis literasi, Kamis (21/3).

Sekolah yang dikunjungi yakni, MI As-Salam, SDN 2 Sumbergondo, dan SDN Punten 1 Kota Batu.

Stuart Weston, Direktur Program USAID PRIORITAS mengatakan baik dari perwakilan kementerian pendidikan Afghanistan dan beberapa kepala sekolah ingin mengetahui tentang sistem pendidikan di wilayah Kota Batu khususnya di bidang membaca.

Salah satu hal yang menarik bagi para akademisi Afganistan ini adalah banyaknya murid perempuan. Mengingat, perempuan bersekolah di Afganistan adalah hal yang jarang. Kekaguman mereka terpantau saat mengunjungi MI As-Salam.

“Melihat banyaknya perempuan yang bersekolah membuat mereka kagum. Begitu besar kesetaraan gender di sini,” ungkapnya.

Weston menuturkan, dengan melakukan peninjauan ke beberapa sekolah tersebut, rombongan dari Afghanistan ingin lebih meningkatkan kapasitas sekolah di wilayahnya.

“Di Afghanistan 17 tahun yang lalu itu hanya ada 1 juta anak yang masuk sekolah itupun tidak ada satupun murid perempuan. Tapi sekarang sudah 10 juta, dan 40 persennya perempuan. Mereka nantinya tidak hanya ingin memperbaiki sistem pembelajaran, tapi memperbaiki membaca, dan meningkatkan mutu buku,” pungkasnya.

Pewarta: Arifina
Foto: Arifina
Penyunting : Fia