KEPANJEN – Menjadi hak setiap warga negara, para penyandang disabilitas seharusnya mendapat kesempatan kerja yang setara. Sadar dengan hal tersebut, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang berinisiatif untuk menyediakan lapangan pekerjaan bagi para penyandang disabilitas. Saat ini, formulanya sedang digodok. ”Kami sedang susun skemanya, sudah dirapatkan juga. Nanti perusahaan dulu yang akan kami kumpulkan,” terang Kepala Disnaker Kabupaten Malang Yoyok Wardoyo.

Langkah awal itu dibutuhkan untuk memetakan kebutuhan perusahaan. ”Dicoba dulu mengetuk hati perusahaan, mereka butuhnya tenaga seperti apa. Baru setelah itu kami cari sumber daya manusia (SDM)-nya untuk dilatih,” tambahnya. Hasil pemetaan kebutuhan itu nantinya akan dijadikan acuan dalam memberikan pelatihan. Dari data di dinas sosial, tercatat ada seribuan penyandang disabilitas di Kabupaten Malang.

Dari total itu, seleksi bakal dilakukan disnaker. ”Pelatihannya nanti sesuai permintaan perusahaan. Kami buatkan kerja sama nantinya, jadi setelah selesai pelatihan bisa bekerja,” imbuh Yoyok. Seperti pelatihan kerja pada umumnya, penerbitan sertifikasi kompetensi juga akan dilakukan nantinya. ”Yang penting keterampilannya harus punya, nanti diperkuat dengan sertifikasi kompetensi. Itu yang bisa menjadi bekal mereka,” jelasnya.

Langkah awal disnaker bakal dimulai Senin (14/1). Beberapa perusahaan bakal diundang untuk diajak koordinasi. ”Tahap awal koordinasi dulu, jadi sama-sama tahu keinginannya. Yang jelas akan kami lakukan secepatnya,” tutupnya.

Pewarta             : Hafis
Copy Editor        : Dwi Lindawati
Penyunting         : Bayu Mulya