Pembuang Bayi di Kebobang Ditangkap

WONOSARI – Pelaku pembuang bayi di Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, kemarin (18/2), akhirnya tertangkap. Tidak butuh waktu lama bagi Polsek Wonosari menangkap inisial SC, 18, pelaku pembuang bayi di depan rumah kosong pada Senin lalu (17/2).

Kapolsek Wonosari Iptu Edi Purnama mengatakan bahwa pihaknya sudah mencurigai gerak-gerik pelaku yang kebetulan menjadi saksi pada saat penemuan. ”Kami sudah curiga sejak awal karena bayi baru dilahirkan dengan ari-ari masih ada dan ada perempuan di dekat situ,” kata dia.

”Akhirnya kami periksakan si perempuan itu ke rumah sakit dan menunjukkan bahwa si SC ini ada tanda-tanda melahirkan,” terangnya. Setelah hasil pemeriksaan rumah sakit keluar, anggota Polsek Wonosari langsung menuju ke rumah pelaku.

Dari kedatangan polisi ini, pelaku beserta ayah dan ibunya sempat berusaha melarikan diri. ”Mereka sempat ingin lari dengan alasan mau mencari makanan di luar, tapi kami tahan. Sempat terjadi negosiasi agar tidak ditangkap, tapi akhirnya si pelaku SC bisa kami pegang,” tambahnya.

Berdasarkan pendalaman, pelaku diketahui membuang buah hatinya karena malu hamil duluan. ”Pelaku dan calon suaminya memang akan menikah Maret mendatang, tapi SC malu karena sudah hamil duluan. Akhirnya dibuanglah si bayi laki-laki ini,” bebernya.

Karena itu, SC menyiapkan skenario, seolah-olah menemukan bayi itu setelah dibuang di depan rumah kosong milik kepala Dusun Bumirejo, tempat dia tinggal. ”Jadi ini lucu, saksi kemudian menjadi pelaku guna menutupi aibnya, tapi kalau begini bukankah lebih memalukan lagi?” tandasnya. Setelah mengaku, kini SC diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reserse Kriminal Polres Malang.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Dusun Bumirejo, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, pada Senin (17/2), pukul 00.15, sempat digegerkan dengan penemuan bayi. Bayi berjenis kelamin laki-laki yang diperkirakan berumur satu hari tersebut ditemukan selamat.

Saat itu SC mengaku menemukan bayi menangis dari sebuah kardus beralaskan karung goni. Tak lama setelah ditemukan, bayi dengan tinggi 41 cm dan berat 3 kilogram tersebut langsung dibawa ke Puskesmas Wonosari.

Pewarta : Biyan Mudzaky
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Aris Dwi Kuncoro