Dua Minggu Menjelang Pemilu, 3.010 Pengaduan Tercatat di Jawa Timur

KOTA MALANG – Terhitung hari ini (15/4), daftar pemilih tetap (DPT) Kota Malang berjumlah 610.671 jiwa. Dari total tersebut, 9 persen atau kurang lebih 54.000 jiwa berasal dari kalangan pemilih pemula (17 tahun).

Pemilih pemula sering disebut-sebut sebagai swing voters, yakni orang yang masih belum menentukan sikap dan pilihan untuk memilih. Namun, hal tersebut dibantah oleh Direktur Lembaga Riset Politik Adiwangsa, Mahatva Yoga.

“Pemilih pemula tidak bisa disebut swing voters karena mereka masih mempunyai idealis yang cukup kuat. Kebanyakan dari mereka akan memilih pasangan yang menggambarkan kepribadiannya masing-masing,” ujar Dosen Ilmu Politik FISIP Universitas Brawijaya (UB) ini.

Meski bukan termasuk kategori swing voters, pemilih pemula pada Pemilu 2019 dihadapkan pada situasi dilematis. Sebab banyaknya informasi dari media yang menggambarkan pencitraan baik maupun buruk. Pengetahuan itulah yang membuat mereka bingung.

“Faktor yang mempengaruhi pilihan mereka di antaranya keluarga dan sosialisasi lingkungannya. Generasi yang sudah melek teknologi ini akan memanfaatkan media massa maupun media sosial untuk mengorek informasi,” terangnya.

Pada Pemilu 2019, pemilih pemula masih rendah informasi mengenai calon legislatif. Mereka hanya fokus pada pemilihan presiden. “Maka dari itu sekarang kan banyak caleg yang kampanye di instagram, atau media sosial lain dengan berbagi tagline. Karena ya anak milenial ini cenderung menerima informasinya dari media elektronik,” pungkasnya.

Pewarta: Rida Ayu
Penyunting : Kholid Amrullah