Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Empat Partai Politik di Malang Yakin Tembus Senayan, Berikut Nama-Nama Calon Anggota DPR RI yang Berpotensi Lolos

Fathoni Prakarsa Nanda • Selasa, 20 Februari 2024 | 17:00 WIB

Hasanuddin Wahid, caleg peraih suara terbanyak PKB di Dapil Malang Raya DPR RI
Hasanuddin Wahid, caleg peraih suara terbanyak PKB di Dapil Malang Raya DPR RI

MALANG RAYA - Proses penghitungan suara hasil pemilihan umum (pemilu) 2024 masih berlangsung. 

Namun, dari hasil perhitungan sementara yang dikumpulkan melalui Sirekap KPU, tiga partai besar di Malang Raya (Dapil V Jatim) bisa dipastikan mengirim wakil ke Senayan. 

Yakni PKB, PDIP, dan Gerindra

Dua parpol lain yang juga punya potensi adalah Golkar dan PKS. 

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Malang Chusni Mubarok mengatakan, dari 80 persen suara yang masuk, Partai Gerindra hampir bisa dipastikan mengirim wakil ke DPR RI. 

Bahkan bisa mendapat tambahan kursi. 

Dari satu kursi pada Pemilu 2019 menjadi dua kursi pada Pemilu 2024.

Baca Juga: Update Perolehan Suara Caleg DPRD Kabupaten Malang Didominasi PDIP, PKB dan Gerindra Membuntuti

“Kalau melihat data Sirekap KPU, satu kursi untuk Partai Gerindra bisa dipastikan aman,” ujarnya. 

Menurutnya, perolehan suara yang melebihi 140.000 sudah dipastikan bisa mendapatkan satu kursi di DPR RI. 

Sementara, dari pemantauan Sirekap pada pukul 18.00 kemarin, Gerindra sudah mengumpulkan 191.133 suara. 

Data tersebut dihimpun dari 6.979 TPS atau 64,48 persen dari 10.824 TPS di Malang Raya. 

Chusni menjelaskan, penghitungan yang dilakukan saat ini hanya untuk suara partai. 

Sedangkan nama calon legislatif (caleg) yang resmi duduk di parlemen akan ditentukan oleh parpol. 

Kemudian diumumkan oleh KPU setelah finalisasi penghitungan suara. 

Ahmad Basarah, caleg DPR RI dari PDIP yang untuk sementara ini meraih suara terbanyak di Malang Raya
Ahmad Basarah, caleg DPR RI dari PDIP yang untuk sementara ini meraih suara terbanyak di Malang Raya

Di tempat lain, Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHR) DPC PDIP Kabupaten Malang Rudi Santoso mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan jumlah kursi yang akan diperoleh oleh partai. 

Sebab, proses penghitungan masih dalam proses berjenjang sesuai dengan KPU. 

“Form C hasil sudah dikembalikan ke kecamatan sebagai bahan pleno tingkat kecamatan. Kami hanya memeriksa kelengkapan saja,” kata dia. 

Dari pemantauan Sirekap KPU kemarin sore, PDIP sudah mengumpulkan 215.738 suara di Malang Raya. 

Caleg dengan suara terbanyak sementara dari partai tersebut adalah Ahmad Basarah dengan 47.267 suara. 

Disusul Andreas Eddy Susetyo dengan 42.018 suara, dan Krisdayanti sebesar 40.308. 

Suara mereka masih bisa bertambah dan saling bersaing. 

Sekretaris DPC PDI-P Kota Malang Eko Herdiyanto yakin partainya mendapat tiga kursi di DPR RI. 

Hitungan sementara di internal partai, Ahmad Basarah memperoleh suara tertinggi. 

”Informasi terbaru, Pak Basarah mendapatkan sekitar 90 ribu suara,” tutur Eko. 

Peringkat kedua ditempati Andreas di 80 ribu suara. 

Sementara perolehan Krisdayanti diperkirakan di kisaran 70 ribu sampai 80 ribu suara. 

”Karena itu kami yakin bisa mempertahankan seperti Pemilu 2019, yakni mendapatkan tiga kursi DPR RI dari Dapil Jatim V,” terangnya. 

PKB Sementara Memimpin 

Sekretaris DPC PKB Kota Malang Ahmad Farih Sulaiman optimistis partainya mengamankan bisa mengamankan dua kursi DPR RI. 

H Ali Ahmad, caleg DPR RI dapil Malang Raya peraih suara kedua terbanyak PKB
H Ali Ahmad, caleg DPR RI dapil Malang Raya peraih suara kedua terbanyak PKB

Yakni melalui Hasanuddin Wahid dan Ali Ahmad. 

Kedua nama itu merupakan petahana atau incumbent. 

Berdasar data Sirekap KPU, hingga kemarin sore PKB sudah mengumpulkan 226.159 suara. 

Tertinggi disumbang suara caleg Hasanuddin Wahid sebesar 69.441 suara. 

Disusul Ali Ahmad 58.118 suara, dan Rino Lande 41.986 suara. 

Di luar tiga partai tersebut, Golkar membuntuti dengan perolehan sementara mencapai 144.509 suara. 

Terbanyak disumbang oleh caleg bernama Ahmad Irawan dengan perolehan 37.958 suara. 

Ada kemungkinan partai beringin itu mempertahankan satu kursi DPR-RI, sama dengan perolehan Pemilu 2019 lalu. 

Yang diperkirakan menjadi kuda hitam adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS). 

Sempat muncul nama dr Gamal yang diperkirakan bisa mewakili PKS ke Senayan. 

Hingga kemarin perolehan suaranya mencapai 44.054. 

Tapi perolehan total suara PKS hingga pukul 18.00 kemarin baru mencapai 84.984 suara. 

Masih jauh dari aman untuk merebut satu kursi di DPR RI. 

Ketua DPD PKS Kota Malang Ernanto Djoko Purnomo membenarkan, kemungkinan satu kadernya bisa melenggang ke Jakarta. 

Ma
Ma

Namun untuk jumlah suara yang didapat melalui perhitungan internal, Djoko tidak mau membeberkan data tersebut. 

Pihaknya mengaku menghormati real count yang berlangsung. 

”Kalau kami menunggu hasil dari KPU,” tutur Djoko. 

Kota Batu Berkontribusi hingga 10 Persen 

Perolehan suara untuk DPR RI dari Kota Batu diperkirakan hanya berkontribusi sebesar 10 persen saja. 

Dari beberapa partai yang wartawan ini kunjungi, mereka masih melakukan perhitungan manual. 

Seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang masih melakukan input data DRP RI sekitar 40 persen. 

”Untuk DPR RI masih dalam proses, untuk targetnya sementara 1 kursi,” kata Adi Sayoga Ketua DPC PKS Kota Batu. 

Yoyok panggilan akrabnya, mengatakan bahwa jumlah suara di daerah pemilihan tidak bisa diprediksi. 

Namun dia memperkirakan Kota Batu setidaknya menyumbangkan suara 10 persen untuk Dapil Jatim V DPR RI. 

Dari data KPU per Senin petang (19/2) dengan data masuk sebesar 64 persen, dr Gamal mendapatkan suara sebesar 84. 984 suara. 

Jika dihitung kasar, maka di Kota Batu bisa menyumbang suara sekitar 8,498 suara untuk PKS.  

”Ya, bisa diperkirakan sendiri. Kami belum ada instruksi untuk memberikan statement untuk hasil DPR RI dari pusat,” tambahnya.  

Hal senada diungkapkan Ketua Badan Pemenang Pemilu Partai Gerindra Kota Batu Antonius Prasetya. 

Menurutnya, suara di Kota Batu untuk DPR RI bisa mencapai lima persen dari total suara di Dapil V. 

Sayang pihaknya belum bisa memberikan angka pasti yang timnya himpun. 

”Untuk saat ini masih input data sekitar 36 sampai 40 persen untuk DPR RI,” tandasnya. (adk/ yun/pri/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#caleg dpr ri #malang