alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Dua Hari, Tim Nakes Unisma Suntik Vaksin 5.000 Warga

MALANG KOTA – Universitas Islam Malang (Unisma) bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan vaksinasi kepada 5.000 warga, Sabtu (31/7) dan Minggu (1/8). Selain warga kampus, masyarakat yang tinggal di sekitar Unisma juga mengikuti vaksinasi.

“Prioritas utama vaksinasi tahap pertama ini untuk keluarga besar Unisma Malang. Jadi kalo suaminya kerja di Unisma. Istri, anak, orang tua, mertua yang satu rumah juga perlu divaksin. Karena ini untuk menjaga kenyamanan di dalam keluarga,” ujar Rektor Universitas Islam Malang (Unisma), Prof Dr Maskuri MSi.

Dia menambahkan, prioritas kedua yang mendapatkan vaksin adalah mahasiswa Unisma. Karena itu, pihaknya membuka akses seluas-luasnya untuk mahasiswa mengikuti program tersebut. “Perlu diketahui tidak seluruh mahasiswa Unisma ini ada di Malang. Mereka yang berada di Malang dan mengetahui ini sudah pasti ikut vaksin. Untuk mahasiswa yang mengikuti vaksin selama dua hari ini kurang lebih ada 500 mahasiswa,” imbuh Maskuri.

Prioritas ketiga adalah para alumni Unisma yang berada di Malang Raya, serta tokoh-tokoh masyarakat yang banyak membantu institusi tersebut. Selanjutnya, yakni masyarakat di sekitar kampus. “Prioritas berikutnya ada tetangga kami, baik yang ada di Dinoyo, Tlogomas, RT dan RW di sekitar Unisma,” ungkapnya.

Sementara itu, vaksinasi melibatkan sepuluh tim yang setiap timnya ada satu dokter yang sudah terverifikasi untuk melakukan vaksinasi. Anggota tim adalah tenaga kesehatan dan mahasiswa fakultas Kedokteran Unisma. “Jadi kami siapkan 10 ruang untuk vaksinasi, kami memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyakat. Alhamdulillah mereka senang karena diberi kesempatan untuk menerima vaksin,” pungkas Maskuri.

Pewarta: Andika Satria Perdana

MALANG KOTA – Universitas Islam Malang (Unisma) bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan vaksinasi kepada 5.000 warga, Sabtu (31/7) dan Minggu (1/8). Selain warga kampus, masyarakat yang tinggal di sekitar Unisma juga mengikuti vaksinasi.

“Prioritas utama vaksinasi tahap pertama ini untuk keluarga besar Unisma Malang. Jadi kalo suaminya kerja di Unisma. Istri, anak, orang tua, mertua yang satu rumah juga perlu divaksin. Karena ini untuk menjaga kenyamanan di dalam keluarga,” ujar Rektor Universitas Islam Malang (Unisma), Prof Dr Maskuri MSi.

Dia menambahkan, prioritas kedua yang mendapatkan vaksin adalah mahasiswa Unisma. Karena itu, pihaknya membuka akses seluas-luasnya untuk mahasiswa mengikuti program tersebut. “Perlu diketahui tidak seluruh mahasiswa Unisma ini ada di Malang. Mereka yang berada di Malang dan mengetahui ini sudah pasti ikut vaksin. Untuk mahasiswa yang mengikuti vaksin selama dua hari ini kurang lebih ada 500 mahasiswa,” imbuh Maskuri.

Prioritas ketiga adalah para alumni Unisma yang berada di Malang Raya, serta tokoh-tokoh masyarakat yang banyak membantu institusi tersebut. Selanjutnya, yakni masyarakat di sekitar kampus. “Prioritas berikutnya ada tetangga kami, baik yang ada di Dinoyo, Tlogomas, RT dan RW di sekitar Unisma,” ungkapnya.

Sementara itu, vaksinasi melibatkan sepuluh tim yang setiap timnya ada satu dokter yang sudah terverifikasi untuk melakukan vaksinasi. Anggota tim adalah tenaga kesehatan dan mahasiswa fakultas Kedokteran Unisma. “Jadi kami siapkan 10 ruang untuk vaksinasi, kami memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyakat. Alhamdulillah mereka senang karena diberi kesempatan untuk menerima vaksin,” pungkas Maskuri.

Pewarta: Andika Satria Perdana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/