alexametrics
27.4 C
Malang
Friday, 1 July 2022

Disdikbud Kota Malang Distribusikan 2.300 Dosis Vaksin Untuk Pelajar

MALANG KOTA – Memasuki hari ketiga vaksinasi untuk para pelajar Kamis (2/9), Pemerintah Kota Malang kini telah menghabiskan 2.300 dosis vaksin jenis Sinovac. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (disdikbud) Kota Malang Suwarjana SE MM menargetkan, proses vaksinasi pada pelajar baik tingkat SMP dan SD Kelas VI rampung di bulan September ini.

“Untuk hari ini (2/9) menyasar 2 sekolah SMP di Kota Malang, yakni SMPN 1 dan SMPN 3. Total 2.300 vaksin,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkot Malang melalui disdikbud bakal menyalurkan 45 ribu vaksin  yang diperuntukkan bagi pelajar usia 12 sampai 17 tahun. Vaksin tersebut, rencananya akan didistribusikan secara bertahap.

“Semuanya tergantung jumlah siswa yang ada di sekolah, kalo memungkinkan ya sehari untuk dua sekolah,” tambahnya.

Sementara untuk siswa SD kelas VI yang telah berusia 12 tahun, Suwarjana menyebut bahwa mereka harus bersabar untuk mendapatkan suntikan vaksinasi ini. Pasalnya, distribusi vaksin untuk siswa  SMP negeri maupun swasta di Kota Malang masih belum tuntas.

Namun dia berharap dengan vaksinasi pelajar yang terus dilakukan ini  bisa segera melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah bisa dilaksanakan secara menyeluruh. Selain itu juga menciptakan herd immunity atau kekebalan kelompok pada para pelajar di Kota Malang.

Pewarta : Roisyatul Mufidah

MALANG KOTA – Memasuki hari ketiga vaksinasi untuk para pelajar Kamis (2/9), Pemerintah Kota Malang kini telah menghabiskan 2.300 dosis vaksin jenis Sinovac. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (disdikbud) Kota Malang Suwarjana SE MM menargetkan, proses vaksinasi pada pelajar baik tingkat SMP dan SD Kelas VI rampung di bulan September ini.

“Untuk hari ini (2/9) menyasar 2 sekolah SMP di Kota Malang, yakni SMPN 1 dan SMPN 3. Total 2.300 vaksin,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkot Malang melalui disdikbud bakal menyalurkan 45 ribu vaksin  yang diperuntukkan bagi pelajar usia 12 sampai 17 tahun. Vaksin tersebut, rencananya akan didistribusikan secara bertahap.

“Semuanya tergantung jumlah siswa yang ada di sekolah, kalo memungkinkan ya sehari untuk dua sekolah,” tambahnya.

Sementara untuk siswa SD kelas VI yang telah berusia 12 tahun, Suwarjana menyebut bahwa mereka harus bersabar untuk mendapatkan suntikan vaksinasi ini. Pasalnya, distribusi vaksin untuk siswa  SMP negeri maupun swasta di Kota Malang masih belum tuntas.

Namun dia berharap dengan vaksinasi pelajar yang terus dilakukan ini  bisa segera melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah bisa dilaksanakan secara menyeluruh. Selain itu juga menciptakan herd immunity atau kekebalan kelompok pada para pelajar di Kota Malang.

Pewarta : Roisyatul Mufidah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/