alexametrics
21.9 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

FKIK UIN Maliki Luluskan 36 Dokter Muda dan 66 Wisudawan Farmasi

MALANG KOTA – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang meluluskan 102 wisudawan, Selasa (3/8). Mereka masing-masing terdiri dari 36 dokter muda dan 66 mahasiswa jurusan farmasi. Seluruhnya merupakan wisudawan angkatan kedua dari FKIK.

Namun karena masih dalam situasi pandemi, prosesi yudisium dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom dan YouTube Humas FKIK UIN Malang. Meski demikian, orang tua ataupun keluarga wisudawan kedokteran maupun farmasi dapat menyaksikan melalui aplikasi tersebut.

Rektor UIN Malang, Prof Dr HM Zainuddin MA menekankan agar ilmu yang mahasiswa dapatkan selama berkuliah di FKIK UIN Maliki Malang harus bermanfaat untuk orang lain.

“Kami berharap mahasiswa bisa meneruskan ke tahap selanjutnya, yakni profesi dokter dan apoteker. Tetap semangat dan terus belajar dan belajar tanpa henti,” ujarnya.

Zainuddin menambahkan, lulusan FKIK UIN tidak boleh hanya sekadar menjadi dokter. Tetapi harus menjadi dokter yang Islami dan bisa memberikan manfaat bagi semuanya.

“(Ketika) menjadi apoteker harus humble (ramah), harus bisa memberikan kenyamanan bagi sesama. Ketika menangani pasien, harus ramah dan menyenangkan,” imbuh dia.

Lebih lanjut, pada masa pandemi seperti saat ini, Zainuddin mendorong mahasiswanya untuk berpartisipasi membantu program pemerintah, agar pandemi dapat dilalui bersama.

 

Pewarta: Andika Satria Perdana

MALANG KOTA – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang meluluskan 102 wisudawan, Selasa (3/8). Mereka masing-masing terdiri dari 36 dokter muda dan 66 mahasiswa jurusan farmasi. Seluruhnya merupakan wisudawan angkatan kedua dari FKIK.

Namun karena masih dalam situasi pandemi, prosesi yudisium dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom dan YouTube Humas FKIK UIN Malang. Meski demikian, orang tua ataupun keluarga wisudawan kedokteran maupun farmasi dapat menyaksikan melalui aplikasi tersebut.

Rektor UIN Malang, Prof Dr HM Zainuddin MA menekankan agar ilmu yang mahasiswa dapatkan selama berkuliah di FKIK UIN Maliki Malang harus bermanfaat untuk orang lain.

“Kami berharap mahasiswa bisa meneruskan ke tahap selanjutnya, yakni profesi dokter dan apoteker. Tetap semangat dan terus belajar dan belajar tanpa henti,” ujarnya.

Zainuddin menambahkan, lulusan FKIK UIN tidak boleh hanya sekadar menjadi dokter. Tetapi harus menjadi dokter yang Islami dan bisa memberikan manfaat bagi semuanya.

“(Ketika) menjadi apoteker harus humble (ramah), harus bisa memberikan kenyamanan bagi sesama. Ketika menangani pasien, harus ramah dan menyenangkan,” imbuh dia.

Lebih lanjut, pada masa pandemi seperti saat ini, Zainuddin mendorong mahasiswanya untuk berpartisipasi membantu program pemerintah, agar pandemi dapat dilalui bersama.

 

Pewarta: Andika Satria Perdana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/