alexametrics
21.1 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Sadar Arsip Sejak Dini, Tim Vokasi UB Raih Juara Tingkat Provinsi

MALANG KOTA – Prestasi kembali diukir Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB). Lima mahasiswa Jurusan Perpustakaan dan Vokasi UB baru-baru ini berhasil meraih juara ketiga dalam kompetisi Forum Komunitas Masyarakat Sadar Arsip (FKMSA) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemprov Jawa Timur. Penghargaan itu diberikan di Harris Hotel & Conventions Surabaya, Selasa (28/9) lalu.

Anggota tim Ghiananda Aprilia mengatakan, inovasi yang mereka lakukan bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menumbuhkan kesadaran tentang arsip sejak dini. Hal itu dilakukan dengan memanfaatkan media sosial (medsos). Menurutnya, rendahnya kesadaran menyimpan dan merawat arsip menyebabkan banyak masyarakat yang kesulitan apabila sewaktu-waktu membutuhkannya. Khususnya arsip pribadi dan keluarga. “Karena itu kami melakukan sosialisasi melalui medsos Instagram @himapusakaub, tentang pentingnya menumbuhkan sadar arsip sejak dini,” ungkapnya.

Gadis yang akrab disapa Jhia itu menambahkan, sosialisasi sudah dilakukannya sejak Juli 2021 lalu. Selain terkait pengenalan arsip secara umum, mereka juga mengedukasi bagaimana belajar membuat arsip online. Tak hanya itu, forum sosialisasi juga dilakukan lewat diskusi arsip online. “Setelahnya itu dilanjutkan dengan sosialisasi secara live di Instagram membahas tentang perawatan arsip pribadi, yang disusul dengan pembuatan video sosialisasi di Instagram,” tambahnya.

Dalam lomba FKMSA itu, Jhia menjelaskan, masing-masing finalis mempresentasikan karya dan inovasinya di depan dewan juri secara bergantian. Setelah melakukan serangkaian penilaian dan wawancara kepada para peserta lomba, dewan juri menetapkan UB sebagai juara ke-3.

“Kami ingin menumbuhkan rasa sadar arsip sejak dini, kepada para generasi muda,” tambahnya.

Selain Jhia, empat mahasiswa lain yang juga tergantung dalam tim tersebut adalah Nuril Lailatul Azizah, Anisya Nursyahbani, Munawaroh Laila Choirunisa dan Alfia Dwi Prasasty.

Sementara itu. Koordinator Sub Bagian Kearsipan dan Humas UB Kotok Gurito SE turut menyatakan bangga atas prestasi yang diraih mahasiswanya. Dirinya berharap Inovasi ini dapat menjadi motivasi bagi pengelolaan arsip di UB. “Karena arsip itu sangat penting, maka kita perlu mengelolanya dengan baik agar aman dan mudah untuk dicari,” katanya. (cj5/nay/rmc)

MALANG KOTA – Prestasi kembali diukir Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB). Lima mahasiswa Jurusan Perpustakaan dan Vokasi UB baru-baru ini berhasil meraih juara ketiga dalam kompetisi Forum Komunitas Masyarakat Sadar Arsip (FKMSA) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemprov Jawa Timur. Penghargaan itu diberikan di Harris Hotel & Conventions Surabaya, Selasa (28/9) lalu.

Anggota tim Ghiananda Aprilia mengatakan, inovasi yang mereka lakukan bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menumbuhkan kesadaran tentang arsip sejak dini. Hal itu dilakukan dengan memanfaatkan media sosial (medsos). Menurutnya, rendahnya kesadaran menyimpan dan merawat arsip menyebabkan banyak masyarakat yang kesulitan apabila sewaktu-waktu membutuhkannya. Khususnya arsip pribadi dan keluarga. “Karena itu kami melakukan sosialisasi melalui medsos Instagram @himapusakaub, tentang pentingnya menumbuhkan sadar arsip sejak dini,” ungkapnya.

Gadis yang akrab disapa Jhia itu menambahkan, sosialisasi sudah dilakukannya sejak Juli 2021 lalu. Selain terkait pengenalan arsip secara umum, mereka juga mengedukasi bagaimana belajar membuat arsip online. Tak hanya itu, forum sosialisasi juga dilakukan lewat diskusi arsip online. “Setelahnya itu dilanjutkan dengan sosialisasi secara live di Instagram membahas tentang perawatan arsip pribadi, yang disusul dengan pembuatan video sosialisasi di Instagram,” tambahnya.

Dalam lomba FKMSA itu, Jhia menjelaskan, masing-masing finalis mempresentasikan karya dan inovasinya di depan dewan juri secara bergantian. Setelah melakukan serangkaian penilaian dan wawancara kepada para peserta lomba, dewan juri menetapkan UB sebagai juara ke-3.

“Kami ingin menumbuhkan rasa sadar arsip sejak dini, kepada para generasi muda,” tambahnya.

Selain Jhia, empat mahasiswa lain yang juga tergantung dalam tim tersebut adalah Nuril Lailatul Azizah, Anisya Nursyahbani, Munawaroh Laila Choirunisa dan Alfia Dwi Prasasty.

Sementara itu. Koordinator Sub Bagian Kearsipan dan Humas UB Kotok Gurito SE turut menyatakan bangga atas prestasi yang diraih mahasiswanya. Dirinya berharap Inovasi ini dapat menjadi motivasi bagi pengelolaan arsip di UB. “Karena arsip itu sangat penting, maka kita perlu mengelolanya dengan baik agar aman dan mudah untuk dicari,” katanya. (cj5/nay/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/