alexametrics
26.5 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Strategi SMA di Malang Cegah Klaster, Vaksinasi Hingga Share Loc

MALANG KOTA – Pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) di SMA Kota Malang telah berlangsung selama dua bulan. Sejauh ini, proses pembelajaran berjalan aman dan lancar. Tiap sekolah punya strategi sendiri agar pelaksanaan sekolah luring tetap sesuai ketentuan.

Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Anis Isrofin MPd menyatakan, selain disiplin protokol kesehatan (prokes), para wali murid juga ikut aktif menyukseskan pelaksanaan PTMT. ”Salah satu bentuk komitmenya adalah mengantar dan menjemput anaknya di sekolah,” katanya saat ditemui di sekolah, Selasa (2/11).

Selain itu, pihaknya terus konsisten menjalankan prokes. Setiap pagi, Satgas Covid-19 di sekolah menjalankan tugasnya dengan baik. Selain menyediakan fasilitas penunjang prokes, juga memastikan suhu badan siswa maupun guru tidak melebihi batas 37,5 derajat.

Tak hanya itu, setelah pulang sekolah, siswa juga diwajibkan membagikan lokasi (share location) kepada guru. Hal itu dilakukan untuk memastikan siswa sudah berada di rumah pasca pulang sekolah. “Itu adalah salah satu upaya kami untuk mengawasi para siswa. Minimal 30 menit setelah pulang sekolah siswa wajib share location ke guru masing-masing,” bebernya.

Anis Isrofin juga memastikan seluruh siswa dan guru di sekolahnya telah divaksin. Selain itu, sekolah juga rutin dibersihkan dengan disinfektan. Sejauh ini, dirinya mengaku belum pernah menerima laporan keluhan dari siswa maupun wali murid terkait pelaksanaan PTMT. “Dari hasil evaluasi yang kita lakukan setiap bulan, semua berjalan lancar sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Sementara itu, Waka Bidang Humas SMK Negeri 6 Malang Dr Fatah Nasikh A. MPd mengatakan hal serupa. PTMT di SMK Negeri 6 Malang juga berjalan dengan baik. Hal itu tidak lepas dari kerja sama semua pihak baik itu siswa, guru maupun orang tua murid.

Selama menggelar PTMT, tidak ditemukan kasus kasus Covid-19 di sekolah ini. Hal itu karena pelaksanaan prokes sangat dijaga ketat, termasuk dalam melaksanakan proses belajar mengajar non praktik maupun praktik. “Alhamdulillah kita bisa melaksanakan PTMT dengan lancar sampai hari ini tanpa ada suatu kendala,” ujarnya.

Meski demikian, lanjut Fatah, pihaknya tetap berupaya melakukan pencegahan agar tidak terjadi klaster baru di sekolah. Seperti mengadakan program vaksinasi bagi siswa yang belum melaksanakan vaksin dosis satu.

Menurutnya, selain mendukung program percepatan vaksinasi, hal itu bertujuan agar PTMT tetap berjalan lancar. Saat ini sekitar 96 persen dari 2.435 siswa SMKN 6 telah divaksin.

Sementara siswa yang belum vaksin diberi edukasi tentang pentingnya vaksinasi. Pihaknya melakukan pendampingan dan penyuluhan kepada siswa tersebut. “Mungkin tersisa kurang lebih 100 siswa yang belum vaksin. Kami tetap melakukan penyuluhan agar siswa ini bisa segera divaksin,” bebernya. (cj5/nay/rmc)

MALANG KOTA – Pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) di SMA Kota Malang telah berlangsung selama dua bulan. Sejauh ini, proses pembelajaran berjalan aman dan lancar. Tiap sekolah punya strategi sendiri agar pelaksanaan sekolah luring tetap sesuai ketentuan.

Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Anis Isrofin MPd menyatakan, selain disiplin protokol kesehatan (prokes), para wali murid juga ikut aktif menyukseskan pelaksanaan PTMT. ”Salah satu bentuk komitmenya adalah mengantar dan menjemput anaknya di sekolah,” katanya saat ditemui di sekolah, Selasa (2/11).

Selain itu, pihaknya terus konsisten menjalankan prokes. Setiap pagi, Satgas Covid-19 di sekolah menjalankan tugasnya dengan baik. Selain menyediakan fasilitas penunjang prokes, juga memastikan suhu badan siswa maupun guru tidak melebihi batas 37,5 derajat.

Tak hanya itu, setelah pulang sekolah, siswa juga diwajibkan membagikan lokasi (share location) kepada guru. Hal itu dilakukan untuk memastikan siswa sudah berada di rumah pasca pulang sekolah. “Itu adalah salah satu upaya kami untuk mengawasi para siswa. Minimal 30 menit setelah pulang sekolah siswa wajib share location ke guru masing-masing,” bebernya.

Anis Isrofin juga memastikan seluruh siswa dan guru di sekolahnya telah divaksin. Selain itu, sekolah juga rutin dibersihkan dengan disinfektan. Sejauh ini, dirinya mengaku belum pernah menerima laporan keluhan dari siswa maupun wali murid terkait pelaksanaan PTMT. “Dari hasil evaluasi yang kita lakukan setiap bulan, semua berjalan lancar sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Sementara itu, Waka Bidang Humas SMK Negeri 6 Malang Dr Fatah Nasikh A. MPd mengatakan hal serupa. PTMT di SMK Negeri 6 Malang juga berjalan dengan baik. Hal itu tidak lepas dari kerja sama semua pihak baik itu siswa, guru maupun orang tua murid.

Selama menggelar PTMT, tidak ditemukan kasus kasus Covid-19 di sekolah ini. Hal itu karena pelaksanaan prokes sangat dijaga ketat, termasuk dalam melaksanakan proses belajar mengajar non praktik maupun praktik. “Alhamdulillah kita bisa melaksanakan PTMT dengan lancar sampai hari ini tanpa ada suatu kendala,” ujarnya.

Meski demikian, lanjut Fatah, pihaknya tetap berupaya melakukan pencegahan agar tidak terjadi klaster baru di sekolah. Seperti mengadakan program vaksinasi bagi siswa yang belum melaksanakan vaksin dosis satu.

Menurutnya, selain mendukung program percepatan vaksinasi, hal itu bertujuan agar PTMT tetap berjalan lancar. Saat ini sekitar 96 persen dari 2.435 siswa SMKN 6 telah divaksin.

Sementara siswa yang belum vaksin diberi edukasi tentang pentingnya vaksinasi. Pihaknya melakukan pendampingan dan penyuluhan kepada siswa tersebut. “Mungkin tersisa kurang lebih 100 siswa yang belum vaksin. Kami tetap melakukan penyuluhan agar siswa ini bisa segera divaksin,” bebernya. (cj5/nay/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/