alexametrics
18.6 C
Malang
Wednesday, 29 June 2022

Angkat Perjuangan Siswa Cari Sinyal, Mahasiswa UMM Juara Lomba Film

KOTA MALANG – Mahasiswa UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) kembali menunjukkan tajinya di dunia perfilman. Kali ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi UMM Ilham Fahmi Dzauqy meraih Juara 3 Short Film Competition yang digelar bioskop independen pertama Indonesia, Indiskop.

List pemenang lomba yang digagas aktris Marcella Zalianty itu diumumkan lewat program Tonight Show di Net TV. Juga disiarkan langsung lewat kanal YouTube, Jumat malam (28/8).

Apa yang membuat Ilham menang, dan apa yang ia angkat dalam fim pendek?

Ilham, seperti diketahui membuat film pendek berjudul ‘Sinyal Nol Biji Nol’. Film berdurasi 16 menit 5 detik ini menceritakan tentang Tansah siswa kelas 4 SD berumur 12 tahun yang  susah payah mencari koneksi internet supaya bisa mengikuti upacara online di Hari Kemedekaan ke-75 RI.

Upacara itu sangat berarti baginya. Tansah sampai melibatkan Paklik-nya Andik demi mencari koneksi internet.

Alih-alih membantu, Andik malah menimbulkan masalah baru. Namun akhirnya untuk menyelesaikan masalah tersebut, Andik menemukan cara di luar dugaan.

Ilham menuturkan, film ini dibuat dengan melibatkan 10 orang kru dan 4 aktor. “Tujuh orang di antaranya merupakan mahasiwa UMM dari berbagai jurusan. Sisanya merupakan para pegiat film Malang Raya,” ujar dia.

Selain sebagai penulis naskah, Ilham juga bertindak sebagai sutradara. Selain itu, dalam menulis naskah film ini Ilham juga bersama mahasiswa UMM lainnya. Yaitu Tri Nur Hidayat dan alumnus UMM yang juga aktif menulis naskah film Firda Irawan.

Ilham berharap film pendek nantinya akan menjadi budaya baru dalam mencari sebuah tontonan. “Alangkah senangnya jika didirikan bioskop independen yang khusus menayangkan film pendek karya sineas lokal,” kata dia.

Dia pun berharap, bioskop itu tidak hanya terpusat di kota. Tapi juga wilayah pelosok kabupaten.

“Bagi saya ini akan menjadi proses pengenalan dan literasi kepada seluruh masyarakat Indonesia tentang bagaimana film dibuat sampai ditayangkan dan adakah bentuk film yang berbeda formatnya,” pungkas Ilham.

Sebagai informasi, sebelum meraih Juara di Indiskop, Ilham pernah mendapatkan sejumlah prestasi. Di antaranya Juara 2 Politic PSA ‘Kenali, Tentukan’ Video Competition Pilpres Ala Kamu yang digelar Net TV di 2019, serta meraih Editing Terbaik Film Pendek ‘Tenda Radit’ Cinematography Competition Credia.id di tahun yang sama.

Pewarta : Errica Vannie
Foto: Istimewa

KOTA MALANG – Mahasiswa UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) kembali menunjukkan tajinya di dunia perfilman. Kali ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi UMM Ilham Fahmi Dzauqy meraih Juara 3 Short Film Competition yang digelar bioskop independen pertama Indonesia, Indiskop.

List pemenang lomba yang digagas aktris Marcella Zalianty itu diumumkan lewat program Tonight Show di Net TV. Juga disiarkan langsung lewat kanal YouTube, Jumat malam (28/8).

Apa yang membuat Ilham menang, dan apa yang ia angkat dalam fim pendek?

Ilham, seperti diketahui membuat film pendek berjudul ‘Sinyal Nol Biji Nol’. Film berdurasi 16 menit 5 detik ini menceritakan tentang Tansah siswa kelas 4 SD berumur 12 tahun yang  susah payah mencari koneksi internet supaya bisa mengikuti upacara online di Hari Kemedekaan ke-75 RI.

Upacara itu sangat berarti baginya. Tansah sampai melibatkan Paklik-nya Andik demi mencari koneksi internet.

Alih-alih membantu, Andik malah menimbulkan masalah baru. Namun akhirnya untuk menyelesaikan masalah tersebut, Andik menemukan cara di luar dugaan.

Ilham menuturkan, film ini dibuat dengan melibatkan 10 orang kru dan 4 aktor. “Tujuh orang di antaranya merupakan mahasiwa UMM dari berbagai jurusan. Sisanya merupakan para pegiat film Malang Raya,” ujar dia.

Selain sebagai penulis naskah, Ilham juga bertindak sebagai sutradara. Selain itu, dalam menulis naskah film ini Ilham juga bersama mahasiswa UMM lainnya. Yaitu Tri Nur Hidayat dan alumnus UMM yang juga aktif menulis naskah film Firda Irawan.

Ilham berharap film pendek nantinya akan menjadi budaya baru dalam mencari sebuah tontonan. “Alangkah senangnya jika didirikan bioskop independen yang khusus menayangkan film pendek karya sineas lokal,” kata dia.

Dia pun berharap, bioskop itu tidak hanya terpusat di kota. Tapi juga wilayah pelosok kabupaten.

“Bagi saya ini akan menjadi proses pengenalan dan literasi kepada seluruh masyarakat Indonesia tentang bagaimana film dibuat sampai ditayangkan dan adakah bentuk film yang berbeda formatnya,” pungkas Ilham.

Sebagai informasi, sebelum meraih Juara di Indiskop, Ilham pernah mendapatkan sejumlah prestasi. Di antaranya Juara 2 Politic PSA ‘Kenali, Tentukan’ Video Competition Pilpres Ala Kamu yang digelar Net TV di 2019, serta meraih Editing Terbaik Film Pendek ‘Tenda Radit’ Cinematography Competition Credia.id di tahun yang sama.

Pewarta : Errica Vannie
Foto: Istimewa

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/