alexametrics
22.4 C
Malang
Thursday, 26 November 2020

Manfaatkan Teknologi, SD BSS Cetak Prestasi Meski Pandemi

MALANG KOTA – Sesuai dengan tuntutan jaman, SD Brawijaya Smart School (BSS) terus menghadirkan inovasi pembelajaran yang canggih guna memudahkan proses pembelajaran dari rumah. Bahkan sekolah di bawah naungan Universitas Brawijaya (UB) ini berlangganan aplikasi khusus yang bisa jadi jarang digunakan sekolah lain.

“Kami pakai salah satu aplikasi dari Microsoft. Namanya Microsoft Teams. Ini lebih hemat data dan bisa mengorganisir tugas lebih baik. Jadi semua penugasan atau nilai diunggah di situ,” terang Kepala SD BSS Hari Budi Setiawan MPdI.

Hari menuturkan, mulanya memang tidak mudah. Tapi lambat laun guru di BSS terbiasa dengan teknologi baru itu “Sebelum sosialisasi pada wali murid dengan protokol kesehatan, para guru kami ikutkan workshop dengan mendatangkan tutor khusus dari Microsoft Teams. Setelah itu semua siswa dari kelas 1 sampai 6 pakai itu juga,” paparnya

Selain menggunakan Microsoft Teams, Hari menerangkan pihaknya mengolaborasikan dengan aplikasi Edupongo untuk absensi siswa, guru hingga menyampaikan hasil belajar atau rapot siswa. Hari menilai Edupongo selain bisa meminimalisir kontak langsung saat pengambilan raport juga bersifat hemat energi karena paperless.

“Absensi online pakai Edupongo, ini sebenarnya sudah kami pakai sejak 2018. Mekanismenya absen dimulai jam 06.00 sampai 6.45,” jelasnya

Untuk sistem pembelajaran di rumah, Hari menerangkan tak jauh beda dari sekolah luring dulu. Seperti kebiasaan Senin sampai Rabu ada kegiatan religius. Yakni mengaji kitab sesuai keyakinan siswa dari 6.45 hingga 7.15. Lalu di hari Kamis ada pembiasaan karakter dan Jumat diisi dengan agenda kebugaran seperti bersepeda atau permainan tradisional.

“Karena sekolah dari rumah, pembiasaan karakternya jadi skill keseharian. Misal 2 minggu lalu jadwalnya merapikan tempat tidur, dan bantu orang tua nyapu halaman. Supaya saat di rumah tidak hanya belajar, tapi mengikuti instruksi pak menteri terkait pembelajaran karakter. Agenda itu semua diunggah di Microsoft teams,” paparnya.

Para siswa melaporkan kegiatan rumah sebagai bentuk pembelajaran daring. (SD BSS for Radar Malang)

Kegiatan MPLS (masa pengenalan lingkungan sekolah) online bukan lagi jadi halangan. Ini karena siswa baru bisa menyaksikan semua video sekolah di youtube channel SD Brawijaya Smart School. “Cara absennya dengan memberi ulasan komentar. Di situ kami unggah pengenalan lingkungan sekolah, fasilitas dan prestasi sekolah dan simulasi masuk sekolah ala new normal. Seperti cek suhu sampai pembelajaran di sekolah,” terangnya.

Meskipun sekolah via online atau daring, Hari memaparkan siswanya tetap bisa melibatkan diri di momentum hari besar keagamaan. Hingga mengikuti peringatan hari besar nasional.

“Agustus lalu ada 3 hari besar dan hari nasional. Yakni Hari Pramuka, Muharam dan HUT RI. Kami adakan lomba virtual untuk siswa dan kami umumkan pemenangnya lewat YouTube. Siswa bisa mengambil tropinya pertengahan September,” papar dia.

Lomba -lomba itu diantaranya mewarnai tema pramuka untuk kelas 1, mewarnai tema kemerdekaan untuk kelas 2, mewarnai tema muharam untuk kelas 3,menyanyikan mars dan hymne BSS untuk kelas 4, menyanyikan lagu Indonesia Raya untuk kelas 5 dan membacakan teks proklamasi untuk kelas 6.

Selama pandemi Covid 19, sekolah juga tetap merutinkan agenda sosial. Seperti membagikan donasi yang terdiri dari uang, masker, beras, serta masker yang total bantuannya mencapai Rp 17 jutaan. Hingga tetap melakukan bakti sosial penyembelihan 4 ekor kambing di Dau Kabupaten Malang.

“Persiapan menghadapi sekolah new normal, kami sudah menyiapkan wastafel, sabun, hand sanitizer, face shield, masker, thermogun, mensterilkan ruang kelas dan sekolah. Hingga rencana tes rapid. Persiapan kurikulum juga kami atur karena ketentuan siswa maksimal 3 jam di sekolah,” terangnya. Untuk siswa dan wali murid yang membutuhkan bantuan, SD BSS juga sudah mendata dan menyiapkan bantuan kuota gratis.

Hari menambahkan meski sekolahnya di rumah, pembinaan dan pendampingan terus dimaksimalkan untuk mendukung siswanya yang aktif mengikuti lomba. “Walaupun pandemi, alhamdulillah kami tetap ada prestasi. Siswa kami baru saja mendapatkan Juara Harapan 1 FLS2N tingkat Kota Malang untuk lomba Tari Garapan,” ungkap dia.”Kami siapkan tim editing video. Juga kami siapkan tempat latihan dan pembina untuk mendukung siswa yang ikut lomba,” tutupnya.

Pewarta: Adela Okina

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Didatangi Warga Terdampak Proyek Kayutangan, Ini Jawaban Ketua DPRD

"Sebenarnya mediasi ini sendiri mendadak. Kami nggak tahu (rencana kedatangan warga terdampak), tapi ya sudah tidak apa-apa. Kebetulan kami lagi paripurna tadi dan ada laporan, ya sudah kami suruh mereka menunggu selesai paripurna. Mereka bukan warga Kayutangan, tetapi pelaku ekonomi di Kayutangan. Tadi saja di daftar hadir beberapa bukan warga sekitar," jelas Rian.

Protes Pembangunan Kayutangan, 72 Pedagang Gerudug DPRD Kota Malang

"Kami merasa pemerintah tidak memberikan sosialisasi dengan baik, seperti apa rancangan Kayutangan Heritage kepada para pencari nafkah di area Jalan Basuki Rahmat. Kami tidak tahu, apakah akan dibuat seperti Malioboro atau bagaimana. Makanya kami 42 orang mewakili 72 orang yang protes datang ke sini (DPRD Kota Mlang)," ujar Abdul Asarino, perwakilan warga.

Krisdayanti: Iwak Teri Dimasak Semur, Pilih Sandi Malang Makmur

“Ojo lalu dulur kabeh, tanggal 9 Desember, rame-rame ke TPS, coblos Sandi,” ajak KD.

Keluarga Besar Ponpes Raudhatul Ulum 2 Dukung Pasangan Ladub

"Kami keluarga Besar YASRU sepakat dan serius serta komitmen memenangkan Paslon Ladub di Pilkada Malang. Kita ketahui Bu Nyai Lathifah adalah Cucu Pendiri NU, dan selama ini sangat berjasa dalam perkembangan umat," kata KH Yuzqi Qozim.

Terkait Dugaan Mark Up Lahan SMAN 03, Kejari Kota Batu Geledah 6 OPD

”Penggeledahan ini semoga ada hasil yang mendukung terkait itu (dugaan mark-up pembelian lahan),” kata Kepala Kejaksaan Negeri Batu Supriyanto, kemarin (25/11).

Wajib Dibaca

Didatangi Warga Terdampak Proyek Kayutangan, Ini Jawaban Ketua DPRD

"Sebenarnya mediasi ini sendiri mendadak. Kami nggak tahu (rencana kedatangan warga terdampak), tapi ya sudah tidak apa-apa. Kebetulan kami lagi paripurna tadi dan ada laporan, ya sudah kami suruh mereka menunggu selesai paripurna. Mereka bukan warga Kayutangan, tetapi pelaku ekonomi di Kayutangan. Tadi saja di daftar hadir beberapa bukan warga sekitar," jelas Rian.

Protes Pembangunan Kayutangan, 72 Pedagang Gerudug DPRD Kota Malang

"Kami merasa pemerintah tidak memberikan sosialisasi dengan baik, seperti apa rancangan Kayutangan Heritage kepada para pencari nafkah di area Jalan Basuki Rahmat. Kami tidak tahu, apakah akan dibuat seperti Malioboro atau bagaimana. Makanya kami 42 orang mewakili 72 orang yang protes datang ke sini (DPRD Kota Mlang)," ujar Abdul Asarino, perwakilan warga.

Krisdayanti: Iwak Teri Dimasak Semur, Pilih Sandi Malang Makmur

“Ojo lalu dulur kabeh, tanggal 9 Desember, rame-rame ke TPS, coblos Sandi,” ajak KD.

Keluarga Besar Ponpes Raudhatul Ulum 2 Dukung Pasangan Ladub

"Kami keluarga Besar YASRU sepakat dan serius serta komitmen memenangkan Paslon Ladub di Pilkada Malang. Kita ketahui Bu Nyai Lathifah adalah Cucu Pendiri NU, dan selama ini sangat berjasa dalam perkembangan umat," kata KH Yuzqi Qozim.