alexametrics
22.1 C
Malang
Sunday, 14 August 2022

Atasi Kendala Daring, SDN Kasin 1 Maksimalkan Lab Komputer Sekolah

MALANG KOTA – Rumitnya porses pembelajaran secara daring sering kali menjadi keluhan dari sekolah maupun walimurid. Terutama bagi sekolah, banyaknya guru yang berlum terbiasa melakukan pembelajaran dengan konsep paperless menjadi kendala utama. Namun hal ini tidak berlaku untuk SD Negeri Kasin Kota Malang.

Kepala Sekolah SD Negeri Kasin 1, Budi Hartono SPd MPd menuturkan sebelum pandemi covid-19 hadir sivitas akademik-nya sudah terbiasa menggunakan pembelajaran daring. ”Memang tidak full daring, tapi sejak akhir 2019 untuk siswa kelas 5 dan 6 semua uji kompetensinya sudah paperless,” ujar pria 48 tahun tersebut.

Mayoritas tenaga pendidik dengan usia muda menjadi nilai plus bagi sekolah yang berlokasi di Jalan Yulius Usman ini. Kemampuan untuk mengakses teknologi yang lebih cepat dibanding tenaga pendidik berusia lanjut ini menjadi andalan dari sekolah ini. Namun bukan berarti tanpa kendala. Mekanisme pembelajaran daring sangat erat kaitannya dengan penggunaan gadget. Inilah yang sempat menjadi kendala, saat itu tidak semua siswa memiliki perangkat pintar tersebut.

Tak kehilangan akal, Budi menuturkan bagi siswa yang tidak memiliki ponsel atau tidak ada jaringan internet sekolah memberikan fasilitas laboraturium computer dan jaringan wifi yang ada di sekolah. ”Wifi kami ada kurang lebih 9 titik, jadi siswa tidak perlu khawatir soal jaringan ada juga lab. Komputer bagi siswa yang tidak punya HP ataupun HP-nya kesulitan untuk mengakses soal ujian,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Budi juga menyebut digitalisasi pembelajaran ini merupakan bagian dari visi dan misi yang SD Negeri Kasin 1 saat ini jalankan. Harapanya para siswa dapat beradpatasi dengan perkembangan teknologi ke depannya. Dia juga menyebutkan saat ini saja sudah dapat dilihat dampak dari digitalisasi ini, kesiapan sekolahnya terhadap pembelajaran daring jauh dibandingkan sekolah lain. Bahkan bisa dibilang belum menemui hambatan apapun hingga kini.

Selain digitalisasi Budi juga menyebutkan sebelum pandemi covid-19 sekolahnya mengadakan agenda rutin Jumat Sehat, Jumat Bersih dan Jumat Beramal yang dilaksanakan tiap Jumat, minggu kedua. Hal ini bertujuan untuk memberikan refreshing bagi siswa agar tidak jenuh dengan pembelajaran yang rutin mereka lakukan.

”Kami juga melibatkan walimurid, meski hanya perwakilan tapi ini bisa jadi ajang silaturahmi antara sekolah dengan wali murid,” pungkasnya.

Pewarta: Chosa Setya Ayu Widodo

MALANG KOTA – Rumitnya porses pembelajaran secara daring sering kali menjadi keluhan dari sekolah maupun walimurid. Terutama bagi sekolah, banyaknya guru yang berlum terbiasa melakukan pembelajaran dengan konsep paperless menjadi kendala utama. Namun hal ini tidak berlaku untuk SD Negeri Kasin Kota Malang.

Kepala Sekolah SD Negeri Kasin 1, Budi Hartono SPd MPd menuturkan sebelum pandemi covid-19 hadir sivitas akademik-nya sudah terbiasa menggunakan pembelajaran daring. ”Memang tidak full daring, tapi sejak akhir 2019 untuk siswa kelas 5 dan 6 semua uji kompetensinya sudah paperless,” ujar pria 48 tahun tersebut.

Mayoritas tenaga pendidik dengan usia muda menjadi nilai plus bagi sekolah yang berlokasi di Jalan Yulius Usman ini. Kemampuan untuk mengakses teknologi yang lebih cepat dibanding tenaga pendidik berusia lanjut ini menjadi andalan dari sekolah ini. Namun bukan berarti tanpa kendala. Mekanisme pembelajaran daring sangat erat kaitannya dengan penggunaan gadget. Inilah yang sempat menjadi kendala, saat itu tidak semua siswa memiliki perangkat pintar tersebut.

Tak kehilangan akal, Budi menuturkan bagi siswa yang tidak memiliki ponsel atau tidak ada jaringan internet sekolah memberikan fasilitas laboraturium computer dan jaringan wifi yang ada di sekolah. ”Wifi kami ada kurang lebih 9 titik, jadi siswa tidak perlu khawatir soal jaringan ada juga lab. Komputer bagi siswa yang tidak punya HP ataupun HP-nya kesulitan untuk mengakses soal ujian,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Budi juga menyebut digitalisasi pembelajaran ini merupakan bagian dari visi dan misi yang SD Negeri Kasin 1 saat ini jalankan. Harapanya para siswa dapat beradpatasi dengan perkembangan teknologi ke depannya. Dia juga menyebutkan saat ini saja sudah dapat dilihat dampak dari digitalisasi ini, kesiapan sekolahnya terhadap pembelajaran daring jauh dibandingkan sekolah lain. Bahkan bisa dibilang belum menemui hambatan apapun hingga kini.

Selain digitalisasi Budi juga menyebutkan sebelum pandemi covid-19 sekolahnya mengadakan agenda rutin Jumat Sehat, Jumat Bersih dan Jumat Beramal yang dilaksanakan tiap Jumat, minggu kedua. Hal ini bertujuan untuk memberikan refreshing bagi siswa agar tidak jenuh dengan pembelajaran yang rutin mereka lakukan.

”Kami juga melibatkan walimurid, meski hanya perwakilan tapi ini bisa jadi ajang silaturahmi antara sekolah dengan wali murid,” pungkasnya.

Pewarta: Chosa Setya Ayu Widodo

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/