alexametrics
23.6 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Sisihkan 60 Ribu Proposal, Polinema Raih Tiga Medali di Pimnas

MALANG KOTA – Prestasi moncer berhasil dicatatkan mahasiswa Politeknik Negeri Malang (Polinema) di tingkat nasional. Dalam kompetisi yang digelar pada 27 hingga 28 Oktober lalu, tim Polinema meraih tiga medali di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-34. Kompetisi yang dihelat secara hybrid tersebut diselenggarakan oleh di Universitas Sumatera Utara (USU).

Tiga medali yang mereka dapatkan salah satunya yakni medali emas yang diraih tim PKM (Program Kreativitas Mahasiswa)-Karya Inovatif. Sementara dua medali perunggu lainnya diraih tim PKM-Penerapan Iptek dan tim PKM-Pengabdian Masyarakat.

Koordinator PKM Polinema Prof Dr Moechammad Sarosa Dipl Ing MT mengatakan, torehan prestasi di ajang pimnas ini sudah lama mereka idamkan. Suatu kebanggaan bagi mereka untuk bisa mengantarkan tim mahasiswa meraih prestasi. “Semoga tahun depan kita bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi,” ungkap Sarosa.

Selama tahap seleksi Pimnas, tim PKM Polinema menjalani proses yang sangat ketat dan kompetitif. Lebih dari 60 ribu proposal dikirimkan dari seluruh Indonesia untuk mengikuti ajang tersebut. Dalam seleksi itu, para peserta dikerucutkan menjadi kurang dari satu persen di tahap akhir. Salah satunya yakni proposal dari Polinema yang berhasil menyabet medali.

Tim yang berhasil meraih medali emas PKM-Karya Inovatif, mengusung karya dengan judul “MATRIK : Inovasi Alat Pengatur Suplai dan Beban Otomatis Pada Budidaya Ikan Hias Untuk Mengatasi Pemadaman Listrik”. Tim ini diketuai Awaludin Ramadhan dengan anggota Alfina Putri Nureiny, Ferdi Bayu Prastyo, dan Heri Sukamto dan dibimbing oleh Rahman Azis Prasojo SST MT.

Rahman mengatakan, mengikuti ajang Pimnas merupakan salah satu bentuk implementasi yang telah dipelajari mahasiswa di kampus. Pasalnya, di Polinema mahasiwa selain mandapatkan teori, juga melakukan praktik.

Sementara itu, dua medali perunggu diraih Tim PKM-Penerapan Iptek dengan karya “Pemanfaatan Solar Panel Pengganti Listrik Sebagai Upaya Pembasmian Hama Pada Tanaman Bawang Merah di Desa Sampung Kabupaten Ponorogo”. Serta tim PKM- Pengabdian Masyarakat mengusung tema “Gedebok Makmur: Pemanfaatan Limbah Batang Pisang Berbasis Usaha Kreatif Berkelanjutan di Desa Sukodono, Kabupaten Malang”. (adk/nay/rmc)

MALANG KOTA – Prestasi moncer berhasil dicatatkan mahasiswa Politeknik Negeri Malang (Polinema) di tingkat nasional. Dalam kompetisi yang digelar pada 27 hingga 28 Oktober lalu, tim Polinema meraih tiga medali di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-34. Kompetisi yang dihelat secara hybrid tersebut diselenggarakan oleh di Universitas Sumatera Utara (USU).

Tiga medali yang mereka dapatkan salah satunya yakni medali emas yang diraih tim PKM (Program Kreativitas Mahasiswa)-Karya Inovatif. Sementara dua medali perunggu lainnya diraih tim PKM-Penerapan Iptek dan tim PKM-Pengabdian Masyarakat.

Koordinator PKM Polinema Prof Dr Moechammad Sarosa Dipl Ing MT mengatakan, torehan prestasi di ajang pimnas ini sudah lama mereka idamkan. Suatu kebanggaan bagi mereka untuk bisa mengantarkan tim mahasiswa meraih prestasi. “Semoga tahun depan kita bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi,” ungkap Sarosa.

Selama tahap seleksi Pimnas, tim PKM Polinema menjalani proses yang sangat ketat dan kompetitif. Lebih dari 60 ribu proposal dikirimkan dari seluruh Indonesia untuk mengikuti ajang tersebut. Dalam seleksi itu, para peserta dikerucutkan menjadi kurang dari satu persen di tahap akhir. Salah satunya yakni proposal dari Polinema yang berhasil menyabet medali.

Tim yang berhasil meraih medali emas PKM-Karya Inovatif, mengusung karya dengan judul “MATRIK : Inovasi Alat Pengatur Suplai dan Beban Otomatis Pada Budidaya Ikan Hias Untuk Mengatasi Pemadaman Listrik”. Tim ini diketuai Awaludin Ramadhan dengan anggota Alfina Putri Nureiny, Ferdi Bayu Prastyo, dan Heri Sukamto dan dibimbing oleh Rahman Azis Prasojo SST MT.

Rahman mengatakan, mengikuti ajang Pimnas merupakan salah satu bentuk implementasi yang telah dipelajari mahasiswa di kampus. Pasalnya, di Polinema mahasiwa selain mandapatkan teori, juga melakukan praktik.

Sementara itu, dua medali perunggu diraih Tim PKM-Penerapan Iptek dengan karya “Pemanfaatan Solar Panel Pengganti Listrik Sebagai Upaya Pembasmian Hama Pada Tanaman Bawang Merah di Desa Sampung Kabupaten Ponorogo”. Serta tim PKM- Pengabdian Masyarakat mengusung tema “Gedebok Makmur: Pemanfaatan Limbah Batang Pisang Berbasis Usaha Kreatif Berkelanjutan di Desa Sukodono, Kabupaten Malang”. (adk/nay/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/